Selasa
20 Oktober 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kabupaten Malang Targetkan Pembahasan KUA-PPAS APBD-P Tuntas Awal Agustus

pdip-jatim-220726-darmadi

MALANG – DPRD Kabupaten Malang menargetkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2022 awal Agustus depan. Sehingga perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini bisa secepatnya disahkan.

“Pemkab sudah menyerahkan berkas KUA-PPAS, nanti kita bahas. Nah, awal Agustus kita targetkan tuntas bahas ini. Baru Pemkab Malang bisa lempar R-APBD P (Perubahan) 2022 atau PAK ke dewan,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi di gedung dewan, Selasa (26/7/2022).

Dia menyampaikan, dalam draft KUA-PPAS yang diajukan Pemkab Malang, lebih banyak difokuskan pada upaya perbaikan dan penguatan infrastruktur. Selain itu, PAK 2022 juga dialokasikan hal-hal yang bersifat mandatory.

Selama 2 tahun ke belakang akibat pandemi Covid-19, sebut Darmadi, Pemkab Malang terpaksa harus menyisihkan anggaran untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat. Seperti anggaran pendidikan, kesehatan, fasilitas publik dan dana desa (DD).

Untuk menunjang hal tersebut, Pemkab Malang akan memanfaatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) pada tahun 2021 sebesar Rp 541 miliar.

“Prinsip kami, selama program itu dibutuhkan masyarakat, pasti disetujui. Namun, semua usulan program dari OPD akan masuk pembahasan dewan. Tim anggaran dari eksekutif dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD akan membahasnya,” jelas legislator yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini.

“Dari Silpa, akan kita alokasikan untuk program mandatory. Kewajiban-kewajiban kita harus tetap terlaksana. Baru sisanya kita distribusikan ke beberapa OPD yang membutuhkan anggaran untuk kegiatan dan programnya. KUA-PPAS ini akan jadi patokan untuk menyusun rencana PAK 2022 oleh OPD,” sambung Darmadi.

Tahapan selanjutnya, ketika KUA-PPAS telah dibahas dan ditetapkan oleh DPRD, pihak eksekutif dapat melanjutkan pembahasan R-APBD Perubahan. Untuk kemudian dilakukan pembahasan oleh DPRD Kabupaten Malang untuk segera disahkan.

“Kita upayakan secepatnya PAK digedok supaya OPD punya waktu untuk melaksanakan programnya. Kalau kita gedok PAK satu bulan sebelum tahun anggaran berakhir kan percuma. Nanti program malah tidak dikerjakan,” ujarnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...
LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...
LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...