Minggu
16 Agustus 2026 | 5 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pada Malam Sastra Akhir Semester dan Bulan Bung Karno, Abrari Ajak Seniman Bangun Peradaban

PDIP-Jatim Abrari 02062022

SUMENEP – “Kata John F. Kennedy, jika politik itu bengkok, maka puisi yang akan meluruskan. Jika politik itu kotor, maka puisi yang akan membersihkan,” ujar budayawan Abrari El-Zael dalam orasi budayanya di acara Malam Sastra Akhir Semester dan Bulan Bung Karno di STKIP PGRI Sumenep, Rabu (1/6/2022) malam.

Bagi Abrari, sastra dan politik memiliki kaitan yang begitu erat. Para sastrawan harus memahani politik untuk bisa menangkap semangat dan lika-liku zamannya. Pun begitu politisi, harus memahami seni agar spirit dan narasi perjuangannya benar-benar berpijak di bumi.

“Seperti kita tahu, Bung Karno, selain seorang politisi ulung, merupakan penyuka seni. Banyak koleksi lukisan warisan Bung Karno di istana negara. Banyak puisi-puisi Bung Karno yang bisa kita nikmati sampai hari ini,” jelasnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengajak pada para mahasiswa dan seniman yang hadir untuk menjadikan seni sebagai jalan membangun peradaban. Dalam hal ini, jelas Abrari, kemanusiaan menjadi modal kita dalam berpolitik.

“Seni selalu berbicara kemanusiaan. Maka, dengan berlandaskan seni itulah, kita harus mampu menempatkan kemanusiaan sebagai narasi perjuangan dalam politik. Kata Gus Dur, yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi (Prodi) PGSD STKIP PGRI Sumenep, M. Ridwan, mengatakan, acara Malam Sastra Akhir Sastra dan Bulan Bung Karno merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman akan pentingnya sastra dan kebangsaan.

“Ini kegiatan pertama di Kampus STKIP, UAS dikonsep dengan gelar karya sastra. Kita berharap para calon guru ini memahami sastra sebagai modal untuk mendidik generasi bangsa ini,” ujarnya.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten (DKP) Sumenep itu juga menjelaskan, Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk mengenang, meneladani Bung Karno dengan segala gagasan besarnya untuk negara bangsa ini.

“Bung Karno adalah Bapak Proklamator. Jasa dan gagasan besar beliau untuk negara bangsa patut untuk kita kenang,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut beberapa seniman Sumenep, di antaranya, Mahendra Cipta, Matroni Muserang, Agus Gepeng, Dr. Salamet, Set Wahedi, Alfaizin, M. Fauzi, dan Ketua STKIP PGRI Sumenep, Dr. Asmoni. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...
KRONIK

Wahyu Satria Quattrick, Banteng Kalimantan Timur Hajar D.I. Yogyakarta 4-0

BANGKALAN – Banteng Kalimantan Timur tampil gemilang pada lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan. ...
LEGISLATIF

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Hosnan: Ditarget Rampung Akhir Tahun

SUMENEP – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Hentikan Sejenak Pertandingan, Doakan Korban Gempa NTT dan Sumatera

SURABAYA – Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Simalungun, Sumatera Utara, ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Minta KUA-PPAS Diputus, Sebelum Pembahasan Anggaran Berlanjut

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran ...