Rabu
14 Oktober 2026 | 2 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Festival Paralayang Puncak Lanjari, Ini Permintaan Bupati Fauzi

PDIP-Jatim Bupati Fauzi 28052022

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, resmi membuka Festival Paralayang di Bukit Lanjari Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Jumat (27/5/2022). Festival tersebut merupakan pertama kalinya di gelar di Madura.

Pembukaan festival tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Fauzi. Ikut mendampingi Bupati Fauzi, Kepala Desa Soddara, Suhanto, dan Sekretaris Desa Soddara, Syamsul Arifin.

Hadir dalam kegiatan itu jajaran Forkopimda Sumenep, Pimpinan OPD, camat dan kades se-Kabupaten Sumenep serta para pendamping desa.

Saat memberikan sambutan, Bupati Fauzi mengaku sangat mendukung atas kegiatan Festival Paralayang Puncak Lanjari itu.

“Luar biasa kerja panitia. Saya tidak menyangka Puncak Lanjari akan bisa seperti ini dalam waktu singkat,” ujarnya.

Bupati Fauzi berharap, ke depan, Festival Paralayang ini terus digelar untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Kota Keris.

“Ke depan, jangan hanya se-Jawa Timur, tapi nasional, bahkan kalau bisa internasional. Tapi persiapannya harus lebih matang, tanggalnya harus ditentukan satu tahun sebelumnya. Jangan lupa juga terus diinformasikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga melakukan peninjauan produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari seluruh desa se-Kabupaten Sumenep.

Bupati Fauzi juga meresmikan Puncak Lanjari dengan penandatanganan prasasti. Bahkan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga naik ke Puncak Lanjari melihat langsung keindahan alam yang ditawarkan.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Paralayang Puncak Lanjari, Syamsul Arifin, mengatakan, festival itu diikuti 38 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Rincianya dari Sumenep tiga orang, Bangkalan lima orang, Surabaya dua orang, Batu empat orang, Kota malang dua orang, Blitar lima orang, Tuban empat orang, Ponorogo tiga orang, Madiun satu orang, Magetan satu orang, Ngawi dua orang dan Jember enam orang,” ujarnya.

Menurut Syamsul, Festival Paralayang di Puncak Lanjari itu merupakan pertama kali diselenggarakan di Madura dengan persiapan waktu yang sangat singkat, yakni 15 hari.

“Dengan tekad yang kuat serta dukungan seluruh elemen, festival bergengsi ini bisa terselenggara dengan maksimal, meskipun diguyur hujan. Terimakasih Bapak Bupati Sumenep dan seluruh elemen yang mensuport kami menyelenggarakan ini,” jelasnya.

Ketua Paralayang Jawa Timur, Arif Eko Wahyudi, menjelaskan, Puncak Lanjari merupakan salah satu tempat terbang paralayang cukup istimewa.

Sebab, kata dia, di lokasi yang sama terdapat dua tempat yang dapat dijadikan penerbangan paralayang ketika cuaca angin tidak memungkinkan. Apalagi dua tempat itu tidak berjauhan.

“Secara teknis tempat take off maupun landing sangat memungkinkan untuk digelar even paralayang tingkat provinsi. Nanti tinggal memperbaiki tempat take off dan landingnya saja. Untuk yang lain sudah bagus dan mantap,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...