Sabtu
10 Oktober 2026 | 3 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Produktivitas Petani, Banyuwangi Luncurkan Playu Anter

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-23042022

BANYUWANGI – Tingkatkan produktivitas hasil pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi meluncurkan Pelayanan Jasa Usaha Alat dan Mesin Pertanian (alsintan) Terintegrasi atau disingkat Playu Anter. Program tersebut mengintegrasikan pelayanan konsultasi pertanian dengan penerapan budidaya modern menggunakan alsintan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan Playu Anter merupakan pengembangan dari program E-Bilaperdu (Elektronik Mobil Layanan Pertanian Terpadu) yang telah berjalan sebelumnya. Program tersebut merupakan pelayanan jemput bola atas berbagai masalah pertanian yang dialami oleh petani.

Layanan ini menggunakan mobil yang telah disulap menjadi klinik berjalan untuk menangani beragam masalah pertanian dan peternakan. Seperti hama wereng di musim penghujan, masalah irigasi, dan mengatasi ternak yang sakit.

Para petani bisa berkonsultasi tentang berbagai permasalahan pertanian melalui aplikasi e-Bilaperdu yang bisa diunduh melalui playstore.

“Fasilitas ini sedang dalam tahap pengembangan. Ke depan, selain petani bisa berkonsultasi masalah pertanian, mereka juga bisa mengakses layanan jasa alsintan untuk mendukung kegiatan budidaya, mulai dari hulu hingga hilir,” kata Bupati Ipuk saat meninjau langsung pelaksanaan program Playu Anter di sela-sela kegiatan program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Rabu (20/4/2022).

Layanan yang ditawarkan program Playu Anter meliputi, jasa penggunaan traktor, green seeder untuk persemaian, transplanter untuk penanaman benih, serta combine harvester untuk memanen padi.

“Dengan menerapkan sistem budidaya modern, petani akan lebih diuntungkan. Selain bisa mengerek produktivitas, dari sisi operasional juga lebih efisien karena tidak memakan waktu lama,” urai politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, M. Khoiri, menambahkan program Playu Anter sudah dilaksanakan sejak 2020. Saat ini pelaksanaannya dilakukan oleh 6 kelompok usaha pelayanan jasa alsintan (Upja) yang tersebar di kecamatan, Wongsorejo, Kabat, Rogojampi, Cluring, Blimbingsari, dan Tegaldlimo.

Pada tahap awal, layanan Playu Anter bisa diakses secara manual. Petani yang membutuhkan jasa layanan alsintan bisa langsung menghubungi call center masing-masing Upja yang terdekat dengan lokasinya.

Selanjutnya, Upja bersangkutan akan menindaklanjuti permohonan layanan yang diajukan oleh petani. Masing-masing Upja tersebut telah dilengkapi berbagai jenis alsintan dan mendapatkan pendampingan dari Dispertan Pangan Banyuwangi.

“Saat ini kita masih dalam proses menginput menu layanan ini ke dalam aplikasi e-Bilaperdu. Sehingga ke depan petani bisa mengakses secara online lewat e-Bilaperdu,” jelas Khoiri.

Petani bisa memanfaatkan jasa ini sejak proses membajak tanah, menyemai benih, menanam, hingga panen, atau sesuai kebutuhan mereka.

“Misalnya, yang hanya memerlukan traktor atau combine harvester saja juga bisa. Nanti biaya operasionalnya juga berbeda antara yang full service dan sebagian,” bebernya.

Khoiri menyebut, layanan ini memberikan banyak keuntungan bagi petani. Dari sisi biaya, proses budidaya menggunakan alsintan lebih efisien.

“Kalau menanam padi dikerjakan manual butuh waktu tiga hari, dengan transplanter cukup satu-dua hari. Sehingga lebih hemat biaya,” terang Khoiri.

“Dari sisi waktu juga diuntungkan. Semakin cepat proses tanamnya, luasan tanam yang dihasilkan juga semakin besar. Tentu ini akan berimbas pada peningkatan produksi petani” imbuhnya.

Tak hanya berdampak pada pengguna jasa layananan, program Playu Anter dari Dinas Pertanian ini juga memberikan manfaat bagi kelompok tani yang terlibat di masing-masing Upja.

“Mereka akan mendapatkan penghasilan tambahan saat ada permintaan layanan Playu Anter,” ujarnya.

Layanan yang telah disosialisasikan sejak 2020. Saat ini telah dimanfaatkan sejumlah petani di berbagai daerah.

“Sedikitnya sudah ada 1.148,7 hektare lahan yang memanfaatkan jasa Playu Anter,” papar Khoiri. (Set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...