Jumat
04 September 2026 | 8 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ke India, Ponorogo Ekspor Kunyit dan Temulawak 50 Ton

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-22032022

PONOROGO – Rempah-rempah Indonesia merupakan hasil bumi yang banyak dieskpor ke luar negeri. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu pemasok rempah-rempah terbesar di dunia, yakni berada di peringkat ke-9 pada 2020.

Termasuk di Kabupaten Ponorogo yang memiliki sejumlah potensi komoditas temulawak dan kunyit dengan kualitas bagus untuk pasar internasional. Pada Senin (21/3/2022), Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko memberangkatkan ekspor perdana sebanyak 50 ton temulawak dan kunyit kering ke India.

Bupati Sugiri mengapresiasi tinggi kepada program Desa Sejahtera Astra (DSA) dan menteri perekonomian. Ia mengungkapkan bahwa bahan baku di Ponorogo memiliki kualitas tinggi, bahkan tanahnya sangat cocok untuk penanaman rempah.

“Ini merupakan ekspor perdana di 2022. Produk rempah-rempah kami memiliki kualitas yang bagus, sehingga dibina langsung oleh Astra untuk menghasilkan produk dengan standar internasional,” ujar Bupati Sugiri usai memberangkatkan dua kontainer rempah di Desa Broto, Kecamatan Slahung.

Untuk pengeringan temulawak dan kunyit ini sudah menggunakan teknologi terbaru, yakni menggunakan solar dome. Mengeringkan dengan solar dome ini walaupun sederhana, bisa mengeringkan sesuai dengan standar pasar internasional.

“Semoga banyak petani yang mampu menggunakan teknologi sederhana ini dan mampu menembus pasar luar negeri. Kami akan dorong India ambil rempah dari Indonesia, Ponorogo khususnya,” lanjutnya.

Maka dari itu, Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu mengajak petani dan pedagang rempah agar terus berkembang dengan menggandeng Dinas Pertanian Ponorogo untuk melakukan pendampingan ke desa-desa. Selain itu, untuk menjaga stok, pihaknya menggandeng beberapa pihak salah satunya Perum Perhutani terkait lahan tegakan.

“Saya pingin mengingatkan bahwa komoditas jahe, kunyit, temulawak itu top. Jadi, harus ada pembinaan menanam biar kebiasaan yang lama kembali ada. Ini hampir terlupakan karena tersapu oleh model baru, maka agak tertinggal. Kita ingatkan kembali bahwa inilah tambang ekonomi,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...