Kamis
15 Oktober 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wacana THP Kenjeran Buka hingga Malam, Ghoni: Harus Dipersiapkan dengan Matang

pdip-jatim-ghoni-060721

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, mengapresiasi upaya pengintegrasian dan pengembangan kawasan wisata di pantai timur Surabaya. Salah satu pengembangan kawasan yang tengah dipersiapkan saat ini adalah membuka Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran pada malam hari.

“Ini bagus, karena kan dalam rangka peningkatan perekonomian dan kearifan lokal juga,” ujar Ghoni, Jumat (11/3/2022).

Politisi muda PDI Perjuangan itu mengatakan, terintegrasinya kawasan wisata di sana, seperti Taman Suroboyo dan Sentra Ikan Bulak (SIB) juga akan semakin menghidupkan perekonomian warga sekitar.

Ia pun menegaskan, sebelum wacana dibukanya THP Kenjeran hingga malam hari dan terintegrasinya beberapa kawasan wisata di sana benar terealisasikan, segala persiapan mulai dari sarana, prasarana, hingga keamanan harus dipersiapkan dengan matang.

Terkait hal itu, ia mendorong adanya wisata edukasi anak yang berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan.

“Saat berkunjung ke sana ke marin saya dorong agar ada wahana edukasi, misalkan yang menceritakan tentang sejarah seperti di sana seperti apa. Jadi, ada transfer knowledge untuk peningkatan SDM anak atau pengunjung,” jelasnya.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya itu juga menekankan agar kawasan wisata pesisir ini ramah untuk disabilitas maupun lansia, sehingga bisa dikunjungi oleh semua warga.

“Lalu kalau semisal itu malam, yang berkaitan dengan nelayan itu bagaimana? Kondisi laut kita juga harus disiapkan betul. Perahu-perahunya yang biasa untuk malam seperti apa? Apakah mampu lalu keamanannya juga harus diperhatikan,” terangnya.

Tak kalah penting juga terkait kebersihan, serta adanya toilet pengunjung yang hingga saat ini menurutnya sangat terbatas.

“Kemudian teman-teman pengamen itu juga harus dikoordinir untuk bisa masuk ke sana, sehingga tidak ada lagi yang di pinggir jalan mengganggu aktivitas pengguna jalan. Mereka bisa lebih tertata dengan baik,” katanya.

Kalau bisa, Ghoni pun menyarankan agar dibuatkan kolam renang yang tidak bercampur dengan laut secara langsung agar anak-anak lebih aman.

“Siapa tau di sana nanti dibuat cottage dan sebagainya. Jadi, kan para pedagang di sana bisa berjualan. Tetapi yang terpenting mereka juga harus mengedepankan protokol kesehatan,” tandasnya. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...