Selasa
11 Agustus 2026 | 11 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Kedaulatan Diana Sasa untuk Milenial di Webinar Gekrafs Nganjuk

pdip-jatim-dprd-jatim-220122-diana-sasa

NGANJUK – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa, berpesan kepada kaum milenial untuk memiliki kedaulatan setidaknya pada lima hal. Yakni kedaulatan seni budaya, bahasa, iptek, ekonomi dan sosial, serta politik.

“Kedaulatan ini akan membuat milenial tidak hanyut terbawa cepatnya perubahan global,” katanya, Sabtu (22/1/2022).

Pesan ini disampaikan Diana Sasa pada acara webinar yang digelar Gerakan Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Nganjuk bekerjasama dengan UKM IMAN (Ikatan Mahasiswa Anti Narkoba) STKIP PGRI Kabupaten Nganjuk.

Webinar itu bertema ‘Optimalisasi Peran Generasi Millenial terhadap Kemajuan Bangsa Indonesia di Tengah Kondisi Pandemi Covid -19.’ Acara ini diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin; Anggota DPR RI, Lucy Kurniasari; dan Anggota DPRD Nganjuk, Maria Tunda Dewi.

Diana Sasa menjelaskan artis-artis K-Pop itu memiliki tanggung jawab terhadap negara dengan kegiatan bela negara.

“Artis-artis Korea punya kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi terhadap negaranya. Nah, milenial tidak boleh hanya menghabiskan waktunya untuk main game di hp, atau main medsos seharian,” jelas Diana Sasa.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini mencontohkan, salah satu cara untuk berdaulat seni budaya, kaum milenial menjaga kebudayaan dengan menyesuaikan perkembangan zaman.

“Milenial itu mestarikan dengan inovasi. Bukan sekadar nguri-nguri. Milenial bisa memberi sentuhan baru pada tradisi nenek moyang. Intinya, menjaga tradisi dengan model zaman now.”

Kehadiran milenial diharapkan memberi sentuhan kekinian. Menjadikan atraksi seni budaya lama menjadi atraksi pariwisata atau menjadikannya film. Atau, bisa mengubahnya menjadi platform game yang dimainkan secara menarik.

“Itulah model daulat seni budaya,” katanya.

Menurut Diana Sasa, milenial itu identik dengan semangat pembelajaran baru yang sangat cepat beradaptasi dengan perubahan. Karena itu, harus berdaulat. (red/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...