Rabu
22 Juli 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sanggar Budaya Binaan Kader Kota Probolinggo Gelar Kirab dan Ritual Tolak Bala

pdip-jatim-kota-probolinggo-150122-budaya-a

KOTA PROBOLINGGO – Memperingati hari ulang tahunnya ke-12, Sanggar Wardi Budoyo menggelar pagelaran budaya. Mulai dari kirab, seni tari, hingga ritual tolak bala, memanjatkan doa kepada Tuhan agar negeri ini terhindar dari musibah dan wabah.

Acara dilaksanakan di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran. Lokasinya, berada persis di depan markas sanggar yang sudah bertahun-tahun eksis dalam menjaga kelestarian budaya.

Pembina Sanggar Mardi Budoyo, Bambang Sripono atau Mbah Guco, ritual budaya bagian dari eksistensi sekaligus doa agar terhindar dari segala musibah. Selain itu, kegiatan ini digelar dalam rangka ulang tahun Sanggar Wardi Budoyo yang ke-12.

“Harapannya ini menjadi keinginan bersama agar segala wabah, musibah, dan marabahaya menjauh terutama dari Kota Probolinggo ini,” ucap Mbah Guco, kader kehormatan PDI Perjuangan Kota Probolinggo.

Pernak-pernik dalam ritual tersebut bervariasi. Seperti sejumlah sesajen yang dihidangkan, di antaranya ingkung ayam dengan nasi putih, kopi, dua sisir pisang, bunga tuju rupa.

Mbah Guco (mengenakan blangkon), dalam acara pagelaran seni dan budaya.

Kondisi itu, membuat warga sekitar begitu antusias melihat. Bahkan sejumlah pengendara motor, ikut hanyut dalam perayaan yang membuat mereka berhenti dari kendaraan.

Rupanya, kegiatan ritual dan seni budaya itu tak hanya sore itu dilakukan. Malam ini pun, acara akan dilanjutkan oleh Sanggar Mardi Budoyo. Salah satu yang disajikan, adalah Tari Leng Nggasor, atau Lenggah Ningsor yang artinya duduk di bawah.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy W Prakoso. Tommy, sapaan akrabnya menilai Sanggar Mardi Budoyo bisa jadi inspirasi dalam upaya pelestarian seni dan kebudayaan tradisional.

“Tentunya ini sangat bagus dan perlu kita apresiasi, karena ini bentuk menjaga kelestarian bangsa. Harapannya ini terus dilakukan sebab akan menjadi warisan kelak bagi anak cucu bangsa,” ucapnya.

Ketua Organda Probolinggo ini juga berharap, agar konsistensi terus dijaga. Nantinya, bisa menjadi trendsetter bagi anak-anak khususnya millenial yang saat ini cenderung lebih hobi menggunakan gadget. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...