Selasa
02 Juni 2026 | 4 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prasasti Kamulan Berhasil Diboyong Ke Trenggalek, Arifin: Ini Spirit Baru

pdip-jatim-arifin-nggalek-190621

TRENGGALEK – Selama puluhan tahun prasasti Kamulan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek berada di museum Wajakensis Tulungagung. Kini, ketika tampuk Pemkab Trenggalek dipegang oleh Bupati Moch. Nur Arifin, prasasti Kamulan berhasil diboyong kembali ke tanah leluhurnya.

Dalam keterangannya, Bupati Arifin menyampaikan ucapan terima kasih pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur serta Pemkab Tulungagung yang telah membantu proses kepulangan prasasti Kamulan ke Trenggalek.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih pada Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, yang telah melakukan komunikasi secara intens dengan Bupati Tulungagung dalam upaya memboyong prasasti Kamulan ke Trenggalek.

“Tentu ini menjadi satu hal yang membahagiakan karena pusaka kita kembali ke rumah kita. Ini menunjukkan Trenggalek itu ada,” ungkapnya Sabtu (18/12/2021).

Dengan kembalinya prasasti Kamulan ke Kabupaten Trenggalek, Bupati Arifin berharap hal tersebut bisa menjadi simbol kebesaran dan spirit baru bagi Trenggalek.

“Ini menjadi spirit baru, ini awal dari kebangkitan Trenggalek,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek.

Sementara itu, koordinator Balai Pemeliharaan Cagar Budaya (BPCB) Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek, Hariyadi, mengatakan pemindahan prasasti Kamulan ini terjadi karena sebelumnya sudah terdapat kesepakatan antara Bupati Tulungagung dan Bupati Trenggalek.

“Prasasti Kamulan memiliki dasar berdirinya Kabupaten Trenggalek,” kata Hariyadi.

Menurutnya, prasasti Kamulan merupakan peninggalan kerajaan Kadiri. Saat itu raja yang berkuasa adalah Kertajaya. Prasasti Kamulan diberikan oleh raja Kertajaya pada penduduk Kamulan karena mereka berhasil menghalau musuh dari kawasan Timur.

Ia juga menuturkan, daerah Kamulan, yang saat ini berada di Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, pada masa lampau merupakan bagian dari Tulungagung. Kemudian pada zaman kolonial Belanda benda-benda peninggalan itu dipindahkan ke Tulungagung. Saat ini prasasti Kamulan ditempatkan di area pelataran Pendopo Kabupaten Trenggalek. (man/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Ungkap 3 Fondasi Hubungan Harmonis Megawati dan Prabowo

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengungkap tiga fondasi utama yang membuat hubungan Megawati Soekarnoputri ...
KRONIK

Puan Maharani: Patung Bung Karno di Roma Ingatkan Semangat Indonesia Harus Mendunia

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan peresmian Patung Bung Karno di KBRI Roma menjadi pengingat bahwa semangat ...
KABAR CABANG

Minta Solusi Nyata Soal Banjir Tahunan, Warga Karangmluwuh Sampaikan Aspirasi ke Pengurus PDIP Jember

Warga Karangmluwuh, Mangli, Jember kembali mengeluhkan banjir yang bertahun-tahun menggenangi permukiman. Aspirasi ...
KABAR CABANG

DPC Gresik Awali Perayaan Bulan Bang Karno dengan Acara Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

GRESIK – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 sekaligus mengawali rangkaian peringatan Bulan ...
KABAR CABANG

Dari Upacara ke Arena Jaranan, Cara PDIP Trenggalek Merayakan Harlah Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila di DPC PDI Perjuangan Trenggalek ditutup dengan pagelaran jaranan yang menghadirkan ...
KABAR CABANG

Yudi Meira: Sekretariat Baru PAC Sukorejo Harus Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Yudi Meira menegaskan sekretariat baru PAC Sukorejo harus menjadi pusat ...