Minggu
30 Agustus 2026 | 8 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sempat Grogi, Tapi Tak Kesulitan Menjawab Tes Tulis

pdip jatim - tes tulis pac magetan

pdip jatim - tes tulis pac magetanMAGETAN – Mekanisme baru penjaringan bakal calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan lewat tes tulis sempat membuat grogi peserta. Seperti disampaikan Sarwo Edy, peserta tes tulis dari Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, meski tidak merasa kesulitan menjawab soal, namun dia mengaku cukup grogi menghadapi tes.

“Mungkin karena baru pertama, jadi agak grogi juga. Apalagi saya datang terlambat. Kalau soalnya tidak masalah. Sebagai kader yang sudah lama ikut PDI Perjuangan tidak terlampau sulit menjawab pertanyaan seputar ideologi dan AD ART partai,” ungkap Sarwo Edy, usai mengikuti tes tulis bakal calon Ketua PAC se-Kabupaten Magetan, Rabu (31/12/2014) sore.

Namun peserta juga menyambut positif langkah maju seleksi calon pemimpin partai melalui tes ini. Menurut Edy Wuryanto, anggota baru di DPRD Magetan yang mencalonkan diri sebagai ketua PAC Maospati, dengan melalui tes, akan kelihatan mana yang layak dan tidak layak.

“Jadi terukur jelas kapasitas personalnya. Meski bukan satu-satunya acuan penilaian, tes ini penting untuk mengukur kemampuan kader,” ujar Edy.

Tes tulis bakal calon Ketua PAC Magetan digelar di aula kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Jalan Raya Maospati-Sukomoro. Tes ini diikuti 76 orang bakal calon ketua PAC.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Samsi, ada 112 nama yang masuk daftar penjaringan namun hanya 60% nya yang mengikuti tes. “Kami sudah sampaikan undangan ke semua PAC. Mungkin yang tidak ikut tes karena ada keperluan lain atau memang tidak bersedia dicalonkan,” terang dia.

Namun Samsi optimistis dari 67 orang yang mengikuti tes sudah mewakili 18 PAC yang ada. “Semua kecamatan ada pesertanya. Kalau dirata-rata setiap PAC sudah ada 3 sampai 4 calon. Jadi saya rasa suda cukup representatif,” jelasnya.

Dia mengaku cukup gembira karena ada calon perempuan yang terjaring dan mengikuti tes. Ada empat orang perempuan yang terjaring yaitu dari PAC Parang, Maospati, Magetan, dan Sidorejo.

“Walau hanya empat orang, ini sebuah kemajuan, ada kader perempuan yang terjaring masuk bakal calon PAC. Artinya kader perempuan sekarang posisinya setara dengan laki-laki dalam mendapat kesempatan menjadi ketua partai,” ujarnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...