Senin
27 Juli 2026 | 4 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Persedikab Siap Berlaga di Liga 3, Mas Bup: Jangan Bersentuhan dengan Mafia Bola

pdip-jatim-211118-mas-bup-persedikab-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan jajaran pengurus, pelatih maupun pemain Persedikab untuk tidak terlibat dalam pengaturan skor dengan mafia bola.

Pernyataan ini dia tegaskan saat memberikan arahan dan motivasi kepada tim Persedikab, di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (18/11/2021) sore.

“Saya mau dan saya minta, kalau sampai ada dari teman-teman Persedikab ini yang bersentuhan, dengan namanya mafia bola, maka kepolisian atau APH (aparat penegak hukum) akan memeriksa,” tutur Hanindhito.

Dia sengaja mengingatkan hal ini, karena menurutnya, dirinya sangat mencintai Persedikab. Bupati yang akrab disapa Mas bup ini tidak ingin masa depan pemain yang selama ini menggantungkan masa depanya dengan bermain bola, hancur seketika hanya karena bermain curang.

“Karena saya sayang dengan Persedikab, saya tidak mau menghancurkan masa depan sepak bola cuman karena kita bermain curang. Masa depan ada di tangan kalian sekarang,” ujar kader PDI Perjuangan ini.

Bupati menganggap tim Persedikab Kediri saat ini lagi disorot karena prestasinya mulai naik. Tapi dia minta kepada pengurus maupun jajaran pelatih dan pemain untuk tetap menjadi pribadi yang rendah hati.

“Saya minta semakin meninggi semakin merunduk, itu wajib hukumnya. Kalau ada yang mengiming-iming sesuatu tolong dilaporkan dan saya tahu betul jika di Indonesia memang ada mafia bola dan itu real terjadi,” bebernya.

Dia lantas memberi contoh negara Italia misalnya, yang notebene industri sepak bolanya begitu maju pesat dengan Liga Seri A, masih saja ada pengaturan skor atau yang lebih dikenal Calciopoli.

“Karena sekelas Liga Italia saja Calciopoli terjadi, apalagi di Indonesia. Saya berharap panjenengan semua itu, bagian dari perubahan wajah sepak bola Indonesia, khususnya Jawa Timur,” harapnya.

Selain memberi arahan dan motivasi kepada para pemain, pengurus dan jajaran pelatih sebelum melakoni laga tanding melawan PSBI Blitar grup A Liga 3 di Stadion Brawijaya Kediri, Bupati Kediri memberikan bantuan satu unit bus untuk transportasi pemain. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Jadikan Kudatuli Momentum Menjaga Hak Rakyat dan Demokrasi

KEDIRI – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, menegaskan peringatan 30 tahun peristiwa ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Targetkan Musran Rampung Awal Agustus, Percepat Konsolidasi hingga Desa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menargetkan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) rampung ...
KABAR CABANG

Tak Lupa Kudatuli, Kader-Kader DPC Kota Pasuruan Nobar Film Dokumenter dan Sarasehan

KOTA PASURUAN – Tiga dekade berlalu sejak peristiwa Kuda Tuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), ingatan akan momen kelam ...
KABAR CABANG

Jejak Luka yang Tak Selesai di Rumah Banteng Jember

JEMBER – Sisa hujan masih menetes dari ujung tenda ketika para kader Partai mulai memenuhi halaman Kantor DPC PDI ...
KABAR CABANG

Kudatuli dan Kompas Sejarah bagi Generasi Penerus

MADIUN – Tiga puluh tahun telah berlalu. Waktu bergerak, pemerintahan berganti, dan wajah politik Indonesia ...
KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...