Sabtu
05 September 2026 | 9 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ready Art, Produsen Anyaman dengan Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga

PDIP-Jatim-BPEK-Ngawi-14112021

NGAWI – Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPC PDI Perjuangan Ngawi, Feligia Agit Hendiadi, mengenalkan produk anyaman lokal produksi Ready Art melalui lomba video UMKM dalam rangka Bulan Bung Karno (BBK), beberapa waktu yang lalu. Melalui lomba itu, BPEK Ngawi berhasil mendapatkan juara kedua. Sekaligus membuat produk lokal Ngawi itu semakin dikenal.

Dalam sebuah kesempatan, Agit panggilan Kepala BPEK Ngawi, mengajak awak media pdiperjuangan-jatim.com untuk melihat langsung proses produksi anyaman di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, pada Minggu (14/11/21). Agit menceritakan, saat dirinya berada di Bali, dia melihat produk-produk anyaman yang begitu bagus. Setelah dicek, rupanya produk itu berasal dari Ngawi.

“Ternyata produksinya dari Ngawi. Seperti tidak mengira, produk lokal Ngawi sangat diminati di Bali,” ucap pria yang juga duduk sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi.

Agit lantas mengenalkan Nur Cholis, pemuda di balik anyaman Ready Art. Ready Art, kata Nur Cholis, adalah produsen kerajinan yang fokus pada handmade decoration berbahan serat alam. Awal mula, lini produksinya ada di Bali, kemudian mengembangkan sayap produksi hingga di Ngawi.

“Kebetulan keluarga memang ada bakat di bidang handmade,” katanya.

Produk anyaman Ready Art berbahan baku serat alam. Nur Cholis merinci, di antaranya dari mendong, pandan, pelepah pisang, dan enceng gondok. Produk yang dihasilkan Ready Art rupanya juga bermacam-macam. Seperti tatakan meja, aneka keranjang, tikar, hingga meja dan kursi.

“Banyak macam produk, dan juga bisa di custom sesuai pesanan,” ujar Nur Cholis.

Untuk pemasaran, produk Ready Art masih fokus di seputaran Bali. Selain untuk pangsa lokal, juga menyasar bagi turis-turis yang tengah berwisata di Pulau Dewata itu.

Selain menguntungkan dari sisi ekonomi, Ready Art produksi Ngawi ternyata juga mampu memberdayakan warga sekitarnya. Nur Cholis mengaku, tetangga sekitarnya yang kebanyakan adalah petani, saat jeda masa tanam atau panen, sering ikut bekerja sebagai penganyam.

“Kita juga melibatkan tetangga sekitar, utamanya ibu-ibu rumah tangga. Ada 30an lebih yang ikut terlibat dalam produksi Ready Art,” tutupnya. (mmf/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...