Sabtu
08 Agustus 2026 | 3 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Minimalisir Korban, Dewanti: Prinsipnya, Penanggulangan Bencana Adalah Cepat dan Tepat

pdip-jatim-211029-batu-siaga-bencana-1

BATU – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko minta seluruh instansi harus sudah membangun sinergitas dalam menghadapi kemungkinan bencana alam yang disebabkan puncak hujan di bulan November sampai dengan Februari 2022.

“Bencana alam bisa terjadi kapan saja dimana saja. Prediksi puncak hujan pada bulan November sampai dengan Februari 2022. kita harus siap siaga apabila terjadi bencana alam di Kota Batu,” kata Dewanti, Jumat (29/10/2021).

Terkait ini, pada Rabu (27/10/2021) lalu, Dewanti memimpin apel darurat siaga bencana menghadapi musim hujan di Lapangan Sumberbrantas, Kota Batu.

Apel ini, adalah upaya Pemkot Batu untuk melihat kesiapsiagaan para personel dalam mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi akibat anomali iklim La Nina Moderate yang diprediksi akan terjadi di wilayah Jawa Timur.

“Sekaligus di masa pandemi ini kita juga harus ekstra melayani masyarakat dalam menekan angka penyebaran Covid 19 di wilayah kota batu,” ujarnya.

Dalam apel itu, Dewanti berpesan, konsep penanggulangan bencana harus bisa dilakukan dengan menggunakan prinsip dan cara yang tepat. Sehingga mampu meminimalisir dampak buruk yang menimpa korban.

“Prinsipnya, penanggulangan bencana alam adalah cepat dan tepat, guna meminimalisir korban dan kehilangan harta benda,” jelas Dewanti.

Dia menambahkan, dalam menghadapi peristiwa bencana alam, hal yang harus diutamakan adalah keselamatan jiwa warga baru harta bendanya.

Pihaknya juga berharap upaya koordinasi dan sinergitas antar instansi pemerintah dan masyarakat harus dilakukan secara terpadu dan saling mendukung, berdaya guna, memanfaatkan waktu, tenaga dan biaya sebaik mungkin secara terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan secara benar.

“Koordinasi antar instansi harus terus diterapkan,” ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Dalam acara ini, juga dilaksanakan penanaman sejumlah 1.450 pohon buah yang terdiri dari alpukat, nangka, jeruk keprok 55 dan berbagai pohon buah di daerah rawan bencana, dan sekaligus memberi santunan untuk anak yatim yang berada di Kota Batu.

Bibit pohon berjenis buah-buahan yang ditanam itu bantuan dari PT SIER untuk penghijauan kembali di daerah Bumiaji. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...