Rabu
22 Juli 2026 | 5 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Giliran Petugas Gabungan Kota Madiun Latihan Kewaspadaan Bencana

pdip-jatim-211013-maidi-kebencanaan-1

MADIUN – Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, bencana bisa datang kapan dan di mana saja. Karena itu, dia minta semua pihak selalu waspada dan tanggap bencana.

Sebagai antisipasi datangnya dan menekan dampak yang mungkin ditimbulkan, Pemkot Madiun melakukan pelatihan kewaspadaan bencana.

Setelah melatih masyarakat, kini giliran petugas gabungan yang mendapatkan materi pelatihan.

Pada Selasa (12/10/2021), perwakilan TNI, Polri, BPBD, dan Tagana mengikuti pelatihan kebencanaan di Embung Pilangbango,

Maidi menyebut petugas yang disiapkan ini juga akan melakukan pengecekan titik-titik rawan bencana. Bukan hanya banjir, tapi juga angin kencang dan lain sebagainya.

“Ini mendekati pergantian musim. Ada banyak potensi kebencanaan. Petugas ini nanti akan keliling cek daerah rawan. Apakah daerah banjir, pohon-pohon besar dan lainnya,” ungkap Maidi, Rabu (13/10/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menyebut aman dan nyaman tidak hanya sebagai slogan semata. Tetapi benar-benar diwujudkan dengan berbagai tindakan.

Salah satunya, antisipasi kebencanaan. Harapannya, dampak bencana bisa diminimalkan jika benar-benar terjadi.

“Kalau kemudian menemukan pohon yang keropos, ya segera dipangkas. Lebih baik dipangkas saat ini daripada nanti roboh dan menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Menurut Maidi, sejumlah daerah di Kota Pendekar masih rawan banjir. Utamanya wilayah timur, meliputi Kelurahan Tawangrejo, Kelun, dan Rejomulyo, khususnya daerah dekat aliran Kali Piring.

Berbagai upaya juga dilakukan, seperti pengerukan sedimen dan peninggian tanggul. Meski begitu, menurut Maidi, aliran dipastikan tidak meluber ke pemukiman jika debit airnya masih sama dengan tahun lalu.

“Kalau debitnya masih sama, tidak akan banjir. Karena sudah kita keruk sedimennya juga kita tinggikan. Tetapi yang perlu diwaspadai kalau musim hujan nanti debitnya lebih tinggi,” kata Maidi.

Di sela latihan ini, Maidi juga meninjau proyek peninggian tanggul tersebut. Dirinya berharap masyarakat turut berpartisipasi dengan tidak membuang sampah ke sungai. Hal itu penting agar aliran sungai tetap lancar.

“Sebaik apapun sungainya, kalau banyak sampah ya pasti akan mampet juga. Makanya, masyarakat juga harus saling menjaga agar tidak ada yang buang sampah ke sungai,” tuturnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...