Minggu
07 Juni 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wiwik Sukesi Soroti Adanya Penerima Ganda Bansos

pdip-jatim-wiwik-sukesi-060821

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Wiwik Sukesi menemukan beberapa kendala dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak PPKM, yakni terkait penerima data ganda.

Oleh sebab itu, Wiwik minta Dinas Sosial Kota Malang untuk melakukan pendataan dengan seksama.

“Untuk kasus penerima ganda, sebaiknya Dinas Sosial dalam melakukan verifikasi benar-benar qualified. Artinya tidak ada susulan. Ketika undangan beredar, kemudian ada informasi terkait dengan penerima ganda, itu nanti yang akan menyulitkan kita semua,” kata Wiwik Sukesi, Jumat (6/8/2021).

Adanya kendala dalam penyaluran bansos ini dia temukansaat meninjau langsung penyaluran bansos kepada masyarakat terdampak PPKM, di kantor Kecamatan Blimbing, Kamis (5/8/2021).

Bansos ini sendiri merupakan hasil dari refocusing dana anggaran DPRD Kota Malang sebesar Rp 10,3 miliar. Setiap penerima bantuan akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

Khusus mengenai penerima ganda, Wiwik meminta Dinsos untuk memastikan bahwa warga yang bersangkutan harus diundang untuk melakukan proses verifikasi.

“Kan kasihan jika sudah jauh-jauh datang ke lokasi, tapi akhirnya ditolak,” ujarnya.

Dia memperoleh informasi, total di Kota Malang terdapat sebanyak 116 pendaftar susulan yang masuk dalam kuota peneriman bansos. Dari total pendaftar susulan tersebut, ditemukan sejumlah penerima ganda yang dalam undangan sebelumnya telah dicetak.

“Evaluasi nanti tidak hanya melibatkan kami dari DPRD Kota Malang, namun juga pihak kecamatan juga untuk menyampaikan kendala di lapangan. Kemungkinan evaluasi akan dilakukan dalam sesi hearing dengan pihak–pihak terkait,” kata Wiwik.

Sesuai data, total penerima bansos hasil refocusing anggaran DPRD Kota Malang mencapai 10.459 orang, yang disalurkan melalui 5 kecamatan secara bergiliran, mulai 2 hingga 6 Agustus 2021.

Disisi lain, dirinya mengapresiasi penyaluran bansos yang dilaksanakan di Kecamatan Blimbing dapat berjalan secara tertib, terkendali, lancar, dan tidak terdapat kerumunan.

“Meskipun demikian, masih perlu evaluasi agar kedepannya berjalan lebih optimal. Menurut saya, waktunya dapat diperpanjang. Selain itu, jika personel Bank Jatim tidak memiliki kendala, bisa dilaksanakan di tiap kelurahan untuk menghindari kerumunan,” tuturnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, PDIP Kabupaten Blitar Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kerja Kerakyatan

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno dengan doa bersama dan tumpengan. ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...