Kamis
18 Juni 2026 | 2 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mendapat Keluhan Harga Seragam SMA Mahal, Ini Respon Ficky

pdip-jatim-milangkori-300521-ficky-septa-linda
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi, Ficky Septalinda pada sebuah acara.

BANYUWANGI – Memasuki tahun pelajaran baru, banyak keluhan datang dari wali murid terkait mahalnya harga seragam SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi yang membidang pendidikan dan infrastruktur pembangunan Ficky Septalinda, Senin (12/07/2021), memberikan respon.

Menurut politisi perempuan PDI Perjuangan asal Kecamatan Glenmore itu, dari hasil dengar pendapat yang dilakukannya dengan perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Banyuwangi, untuk seragam memang tidak ada patokan untuk nominal yang diberikan.

“Kemarin ada laporan soal keluhan harga seragam SMA saat tahun pelajaran baru. Saat  kita konfirmasi ke dinas, memang untuk harga seragam tidak ada patokan resmi dan itu menjadi wewenang sekolah masing-masing,” ujar Ficky

Akan tetapi, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi itu mengharapkan, pihak sekolah memberikan keringanan. Menurutnya, di tengah pandemi ini jangan sampai keputusan sekolah dapat membebani wali murid.

“Namun idealnya di masa pandemi saat ini, kita harapkan pihak sekolah harus memberikan keringanan agar tidak memberatkan wali murid” Sambungnya

Sekertaris PDI Perjuangan Banyuwangi ini pun lantas mengatakan, jika pihaknya akan segera melalukan komunikasi dengan para SMA yang ada di Banyuwangi untuk mendorong agar meringankan beban seragam sekolah.

“Nanti kami di komisi IV akan berkomunikasi dengan para pihak SMA dan SMK yang ada di Banyuwangi. Kita minta mereka untuk meringankan beban seragam sekolah,” jelasnya.

Selain itu agar kejadian soal banyaknya keluhan akibat mahalnya seragam sekolah setiap akan memasuki tahun pelajaran baru tidak terulang, pihaknya berusaha mendorong adanya aturan tentang biaya seragam SMA dan SMK di Banyuwangi, yang nantinya akan dibahas bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

“Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang setiap tahun pelajaran baru. Untuk itu, kita akan rencanakan untuk buat aturan tentang biaya seragam di Banyuwangi, yang nantinya akan kita ajukan pada Dinas Pendidikan Provinsi sebagai instansi yang membidangi,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya Ajak Media Perkuat Edukasi Publik dan Kepercayaan terhadap Lembaga Legislatif

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak media memperkuat edukasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Hentikan Sementara Proyek Box Culvert se-Surabaya Usai Insiden Lansia Tewas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghentikan sementara proyek box culvert se-Surabaya pasca insiden yang menewaskan ...
KRONIK

Said Abdullah Tegaskan PDIP Tidak Terlibat Aksi Mahasiswa, Dorong Pemerintah Lebih Terbuka Terhadap Kritik

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan PDIP tidak terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa. Ia juga ...
KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...