Kamis
08 Januari 2026 | 7 : 45

Risma Usulkan Transportasi Barang Gunakan Jalur Rel

Sejumlah truk melintas di jalan Tol Jenderal Gatot Subroto

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini berharap nantinya sarana transportasi barang tidak melalui jalan-jalan kota, tapi lewat jalur rel. Usulan tersebut disampaikan Risma langsung ke Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Jumat (3/10/2014) lalu.

“Jalur rel ini setidaknya bisa mengatasi keruwetan di jalan,” kata Risma, di sela mendampingi Bambang Susantono yang sedang meninjau proyek double track di Surabaya. Dengan demikian, kata Risma, truk maupun kontainer yang selama ini jadi alat transportasi barang, tidak membebani lalu lintas kota.

Dalam kunjungannya, rombongan wamenhub didampingi wali kota menyusuri double track dari Stasiun KA Tandes melewati Stasiun Pasar Turi. Kemudian finish di Stasiun Peti Kemas Kalimas.

Pemkot Surabaya sendiri saat ini juga sedang memproses pengerjaan proyek angkutan massal cepat (AMC). Proyek yang semula direncanakan dengan sistem kerjasama pemerintah-swasta ini akhirnya bakal menggunakan dana APBN dan sudah masuk dalam rencana Bapenas. Sebab, penggunaan dana APBN prosesnya dipandang lebih cepat ketimbang melalui mekanisme lelang dengan investor.

Risma mengaku sempat frustrasi dengan banyaknya kajian serta persyaratan dari lembaga penjamin yang membuatnya memilih pembiayaan proyek monorel menggunakan dana APBN.

“Kemarin kajian terlalu banyak, pensyaratan dari penjamin itu lama sekali, sehingga saya jadi frustrasi, Bappenas jadi frustrasi. Akhirnya kita ubah menjadi dari APBN,” terang Risma.

Meski sudah masuk rencana Bappenas dan dibiayai menggunakan APBN, Risma belum bisa menjamin kapan akan dimulainya pembangunan awal proyek monorel. “Karena ini belum bisa bicara full. Selain itu ada pergantian kabinet baru. Jadi nanti kita akan diskusikan lagi setelah Oktober ini,” ujar wali kota dari PDI Perjuangan tersebut.

Sementara, Wamenhub Bambang Susantono mengatakan, pihaknya mendukung penuh rencana Pemkot Surabaya untuk membuat moda transportasi massal berbasis kereta api. “Kita mendukung program Bu Wali Kota dalam rangka membenahi transportasi perkotaan di Surabaya khususnya berkaitan kereta api,” katanya.

Dia mengungkapkan, Surabaya merupakan kota yang sudah mempunyai rencana pengembangan transportasi massal kereta api paling lengkap. “Ada monorel, ada trem, ada kereta api bandara, ada kereta api logistik, ada juga elektrifikasi, nanti untuk kereta api komuter. Juga ada yang misal digagas Pelindo III kontainer untuk kereta api,” ungkap dia. (pri)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Pantau Penyemprotan Padi Pakai Drone di Lenteng

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung penyemprotan tanaman padi menggunakan drone di ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Siap Bersinergi dengan Pemkab Membangun Bondowoso Lebih Berkarakter

BONDOWOSO – Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyatakan kesiapan partainya untuk bersinergi ...
KLIPING MEDIA

Survei LSI Denny JA: 66% Responden Tak Setuju Usulan Pilkada Lewat DPRD

JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait usulan pemilihan kepala daerah ...
KABAR CABANG

Instruksi Mas Dhito kepada Banteng Kabupaten Kediri: Turun ke Akar Rumput, Gandeng Pemuda!

KEDIRI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menginstruksikan seluruh struktur ...
LEGISLATIF

Edi Cahyo Purnomo Dorong Pengentasan Kemiskinan di Jember dari 2 Sektor

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo (ECP), mendorong pengentasan kemiskinan di ...
RUANG MERAH

Politik Kaum Muda

Oleh Muries Subiyantoro PADA pertengahan hingga akhir tahun 2025 lalu, muncul fenomena menarik yang patut dicermati ...