Jumat
03 Juli 2026 | 2 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Usulkan Transportasi Barang Gunakan Jalur Rel

Sejumlah truk melintas di jalan Tol Jenderal Gatot Subroto

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini berharap nantinya sarana transportasi barang tidak melalui jalan-jalan kota, tapi lewat jalur rel. Usulan tersebut disampaikan Risma langsung ke Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Jumat (3/10/2014) lalu.

“Jalur rel ini setidaknya bisa mengatasi keruwetan di jalan,” kata Risma, di sela mendampingi Bambang Susantono yang sedang meninjau proyek double track di Surabaya. Dengan demikian, kata Risma, truk maupun kontainer yang selama ini jadi alat transportasi barang, tidak membebani lalu lintas kota.

Dalam kunjungannya, rombongan wamenhub didampingi wali kota menyusuri double track dari Stasiun KA Tandes melewati Stasiun Pasar Turi. Kemudian finish di Stasiun Peti Kemas Kalimas.

Pemkot Surabaya sendiri saat ini juga sedang memproses pengerjaan proyek angkutan massal cepat (AMC). Proyek yang semula direncanakan dengan sistem kerjasama pemerintah-swasta ini akhirnya bakal menggunakan dana APBN dan sudah masuk dalam rencana Bapenas. Sebab, penggunaan dana APBN prosesnya dipandang lebih cepat ketimbang melalui mekanisme lelang dengan investor.

Risma mengaku sempat frustrasi dengan banyaknya kajian serta persyaratan dari lembaga penjamin yang membuatnya memilih pembiayaan proyek monorel menggunakan dana APBN.

“Kemarin kajian terlalu banyak, pensyaratan dari penjamin itu lama sekali, sehingga saya jadi frustrasi, Bappenas jadi frustrasi. Akhirnya kita ubah menjadi dari APBN,” terang Risma.

Meski sudah masuk rencana Bappenas dan dibiayai menggunakan APBN, Risma belum bisa menjamin kapan akan dimulainya pembangunan awal proyek monorel. “Karena ini belum bisa bicara full. Selain itu ada pergantian kabinet baru. Jadi nanti kita akan diskusikan lagi setelah Oktober ini,” ujar wali kota dari PDI Perjuangan tersebut.

Sementara, Wamenhub Bambang Susantono mengatakan, pihaknya mendukung penuh rencana Pemkot Surabaya untuk membuat moda transportasi massal berbasis kereta api. “Kita mendukung program Bu Wali Kota dalam rangka membenahi transportasi perkotaan di Surabaya khususnya berkaitan kereta api,” katanya.

Dia mengungkapkan, Surabaya merupakan kota yang sudah mempunyai rencana pengembangan transportasi massal kereta api paling lengkap. “Ada monorel, ada trem, ada kereta api bandara, ada kereta api logistik, ada juga elektrifikasi, nanti untuk kereta api komuter. Juga ada yang misal digagas Pelindo III kontainer untuk kereta api,” ungkap dia. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, pemangku kesehatan daerah diharapkan bisa ...
KRONIK

Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep, Saatnya Atlet Muda Tunjukkan Kemampuan Terbaik

SUMENEP – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 2026 di Kabupaten Sumenep, sebagai momentum strategi ...
LEGISLATIF

Ketua Komisi E DPRD Jatim Dorong Percepatan Renovasi GOR Velodrome Malang

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong percepatan renovasi GOR Velodrome Malang serta ...
PEMILU

Sinung Sudrajad: Pilkada Langsung Perkuat Legitimasi Pemerintahan Daerah

PDI Perjuangan Bondowoso menilai pilkada langsung memperkuat legitimasi pemerintahan daerah karena kepala daerah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Pembangunan KEK Pariwisata Tak Hanya Kejar Investasi, Hak Masyarakat Harus Dilindungi

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta pemerintah memperbaiki tata kelola KEK Pariwisata agar tidak hanya ...
LEGISLATIF

Jaga Stabilitas Harga di Tingkat Peternak, DPRD Jatim Siapkan Perda Tata Niaga Telur

Komisi B DPRD Jatim menyiapkan Perda Tata Niaga Telur untuk menjaga stabilitas harga di tingkat peternak sekaligus ...