Rabu
13 Mei 2026 | 4 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Usulkan Transportasi Barang Gunakan Jalur Rel

Sejumlah truk melintas di jalan Tol Jenderal Gatot Subroto

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini berharap nantinya sarana transportasi barang tidak melalui jalan-jalan kota, tapi lewat jalur rel. Usulan tersebut disampaikan Risma langsung ke Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Jumat (3/10/2014) lalu.

“Jalur rel ini setidaknya bisa mengatasi keruwetan di jalan,” kata Risma, di sela mendampingi Bambang Susantono yang sedang meninjau proyek double track di Surabaya. Dengan demikian, kata Risma, truk maupun kontainer yang selama ini jadi alat transportasi barang, tidak membebani lalu lintas kota.

Dalam kunjungannya, rombongan wamenhub didampingi wali kota menyusuri double track dari Stasiun KA Tandes melewati Stasiun Pasar Turi. Kemudian finish di Stasiun Peti Kemas Kalimas.

Pemkot Surabaya sendiri saat ini juga sedang memproses pengerjaan proyek angkutan massal cepat (AMC). Proyek yang semula direncanakan dengan sistem kerjasama pemerintah-swasta ini akhirnya bakal menggunakan dana APBN dan sudah masuk dalam rencana Bapenas. Sebab, penggunaan dana APBN prosesnya dipandang lebih cepat ketimbang melalui mekanisme lelang dengan investor.

Risma mengaku sempat frustrasi dengan banyaknya kajian serta persyaratan dari lembaga penjamin yang membuatnya memilih pembiayaan proyek monorel menggunakan dana APBN.

“Kemarin kajian terlalu banyak, pensyaratan dari penjamin itu lama sekali, sehingga saya jadi frustrasi, Bappenas jadi frustrasi. Akhirnya kita ubah menjadi dari APBN,” terang Risma.

Meski sudah masuk rencana Bappenas dan dibiayai menggunakan APBN, Risma belum bisa menjamin kapan akan dimulainya pembangunan awal proyek monorel. “Karena ini belum bisa bicara full. Selain itu ada pergantian kabinet baru. Jadi nanti kita akan diskusikan lagi setelah Oktober ini,” ujar wali kota dari PDI Perjuangan tersebut.

Sementara, Wamenhub Bambang Susantono mengatakan, pihaknya mendukung penuh rencana Pemkot Surabaya untuk membuat moda transportasi massal berbasis kereta api. “Kita mendukung program Bu Wali Kota dalam rangka membenahi transportasi perkotaan di Surabaya khususnya berkaitan kereta api,” katanya.

Dia mengungkapkan, Surabaya merupakan kota yang sudah mempunyai rencana pengembangan transportasi massal kereta api paling lengkap. “Ada monorel, ada trem, ada kereta api bandara, ada kereta api logistik, ada juga elektrifikasi, nanti untuk kereta api komuter. Juga ada yang misal digagas Pelindo III kontainer untuk kereta api,” ungkap dia. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...