Minggu
01 November 2026 | 1 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunjungi Desa, Legislator Banteng DPRD Jatim Minta Peran BUMDes Dimaksimalkan

IMG-20210605-WA0015_copy_1200x676

KABUPATEN PROBOLINGGO – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr Ir Daniel Rohi menyebut perlu ada evaluasi terhadap Bantuan Sosial Pangan (BSP) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebab, penyerapan gabah milik petani mestinya diperhatikan dari sisi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Hal itu disampaikan Rohi, legislator Banteng saat mengunjungi Desa Maron Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolingg pada Jumat, (4/6/2021).

Kunjungan bersama DPC setempat itu sebagai bentuk implementasi atas instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri terkait pengembangan potensi desa.

“Usai rakercab, kami sempatkan mengunjungi Desa Maron Kulon. Sebab, ini salah satu desa percontohan sesuai dengan instruksi DPP dalam memperingati Bulan Bung Karno yang bertemakan Desa Maju Negara Kuat dan Berdaulat,” jelas Daniel Rohi.

Ia menilai, potensi desa di Maron Kulon begitu besar.  Baik pelayanan, Bumdes, maupun keterbukaan informasi. Sehingga bisa menjadi bahan pada rakernas nanti.

“Ketika dialog tadi, ada hal yang dikeluhkan yakni terkait Bantuan Sosial Pangan. Disitu ada peran Bumdes, yang punya usaha selep gabah. Namun sayang, hasil gabahnya tidak diserap karena diharuskan beli ke Bulog,” ucapnya.

Daniel Rohi pun mendorong agar Bumdes diperhatikan sehingga tidak melulu mengambil stok di Bulog. Sehingga para petani lokal bisa lebih meningkat kesejahteraannya.

“Beras petani lokal ini tidak kalah saing, cuma mereka kan sedikit terkendala alat. Ini coba saya konsultasikan, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jatim, agar ada bantuan bagi bumdes,” tutup Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Sementara itu, Kepala Desa Maron Kulon, Hasan Basri berharap, keluhan tersebut bisa ditindak lanjuti. Sebab, potensi di desanya memang lebih kepada pertanian. Terlebih lagi Bumdesnya memiliki usaha penggilingan gabah.

“Semoga ada titik terang, disamping potensi pertanian  begitu besar, kami juga melakukan upaya inovasi desa seperti pelayanan 24 jam, keterbukaan informasi,  termasuk unit usaha lainnya dalam Bumdes seperti dagang dan peternakan,” jelasnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...