Rabu
29 Juli 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pilkada Langsung Secara Serentak Hemat Biaya Politik

pdip jatim - logo pilkada langsung

pdip jatim - logo pilkada langsungJAKARTA – Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Didik Supriyanto‎ mengatakan, pemilihan kepada daerah (pilkada) langsung serentak akan memberikan banyak keuntungan. Salah satunya adalah penghematan biaya penyelenggaraan pemilu.

“‎Kalau untuk biaya enyelenggaraan, mungkin bisa sampai menghemat sampai 40 persen, kira-kira angkanya antara Rp 20-25 triliun per lima tahun,” kata Didik di Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (13/9).

Didik menambahkan, pilkada secara serentak ‎juga memberikan keuntungan bagi partai dan calon yang maju dalam pilkada. Pengeluaran keduanya, kata dia, akan berkurang.

“Kalau kecenderungannya sama antara koalisi provinsi dan kabupaten/kota maka itu menghemat biaya kampanye. Kan biaya kampanye jadi ditanggung bareng-bareng. Dengan demikian dari sisi biaya politik juga akan rendah,” ujarnya.

Menurut Didik, kalau pilkada diserahkan ke DPRD, maka biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih mahal. Oleh karena itu ‎diakuinya, pilkada sebaiknya tetap dilaksanakan secara langsung.

“Tetap pilkada langsung tapi diserentakan sehingga bisa menekan biaya. Kalau ke DPRD biayanya jatuh-jatuhnya lebih mahal,” ucap Didik.

Keuntungan pilkada langsung secara serentak, sambung Didik, semua pihak bisa ikut terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. Sebab pilkada itu menjadi isu nasional.

‎”Semua orang jadi ikut terlibat dalam proses pilkada itu termasuk dalam konteks penyelenggaraan KPU Pusat, Mabes Polri itu ikut dalam proses pengamanan sehingga pilkada bukan sekedar urusan masing-masing daerah,” tuturnya.

Didik menyatakan, apabila pilkada menjadi urusan masing-masing daerah maka sulit untuk dikontrol, terutama elit-elit lokalnya. Sebab elit-elit lokal itu sangat dominan.

“Contoh di Banten. Di Banten itu elit lokalnya tidak bisa dikontrol karena sangat dominan. Kalau kemudian itu diserentakan dia bisa menjadi urusan nasional. Pada saat itu urusan nasional, semua institusi, orang terlibat sehingga proses penyelenggaran pilkada bisa sesuai aturan main,” tandas Didik.‎ (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Dorong Koperasi Wanita Bertransformasi Jadi Pusat Pengembangan Usaha Modern

Anggota DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong koperasi wanita bertransformasi menjadi pusat pengembangan usaha ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Belum Bahas Persetujuan Pinjaman Daerah Akibat Defisit Rp987 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyatakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Genjot Konsolidasi hingga Desa Hadapi Pemilu 2029

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mempercepat konsolidasi organisasi hingga tingkat ...
KABAR CABANG

Kukuhkan Pengurus Ranting, Doding Rahmadi Ingatkan Kader PDIP Jangan Lupakan Sejarah

TRENGGALEK – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengingatkan kader partai agar ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Beri Catatan Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Tinggi PAD Belum Optimal

MAGETAN – DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan ...
KABAR CABANG

DPC Nganjuk Gelar Khataman dan Sarasehan Peringati 30 Tahun Kudatuli

NGANJUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar rangkaian kegiatan doa bersama ...