Rabu
22 Juli 2026 | 1 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dibawah Bendera Revolusi, Buku Penting bagi Pegiat Literasi Ini

pdip-jatim-sasa-buku-170521

SURABAYA – Buku adalah jendela dunia. Falsafah inilah yang dipegang betul oleh Diana Amaliyah Verawatiningsih, pegiat literasi asal Magetan, Jawa Timur.

Buku juga membuat perempuan yang akrab disapa Sasa ini, menjadi pribadi yang lebih percaya diri.

Dari buku, politisi PDI Perjuangan ini juga berjumpa lebih banyak orang, mengenal macam-macam lingkungan, hingga menempa dirinya menjadi pribadi yang lebih matang.

“Buku bagi saya sangat penting. Karena buku lah yang memandu saya hingga bisa seperti ini. Menjadi ibu dua anak yang mengasuh dengan pengetahuan maju, menjadi anggota dewan, aktif berorganisasi, percaya diri, serta punya kolega dan jaringan yang luas,” ujar perempuan yang akrab disapa Sasa ini.

Bertepatan dengan Hari Buku Nasional, Senin (17/5/2021), Sasa mengatakan, ada lima buku yang berperan penting dalam kehidupannya. Namun, ada satu buku yang menjadi kunci penting dalam hidupnya, yakni buku Dibawah Bendera Revolusi tulisan Soekarno.

Setelah mengenal buku tersebut pada 2006, anggota Komisi A DPRD Jatim ini semakin memahami bahwa sesungguhnya negara ini didirikan dengan sebuah cita-cita besar dan pengetahuan yang juga luar biasa besarnya.

“Sejak mengenal gaya tulisan Bung Karno, saya keranjingan tulisan-tulisan yang lain. Saya berburu kemana-mana. Sampai lapak-lapak buku kuno yang harganya tidak masuk akal. Tapi saya suka,” ujarnya.

“Sejak itu pula, saya semakin memahami apa itu marhaenisme, apa itu nasionalisme, ajaran-ajaran Bung Karno. Dan semua itu yang menjadi pemandu langkah politik saya hingga saat ini,” imbuh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ini.

Sebagai anak desa yang dibesarkan dengan buku-buku bacaan dan sudah merasakan manfaatnya, Sasa memiliki keinginan agar semakin banyak anak-anak desa merasakan hal yang sama.

Caranya adalah blusukan dari kampung ke kampung untuk menyebarkan virus membaca, mendorong terbentuknya banyak perpustakaan komunitas, dan menggelar berbagai diskusi buku.

“Saya ingin menjadi jangkar bagi anak-anak di desa dengan pengetahuan di kota,” kata pendiri perpustakaan D’buku ini.

Sasa juga mengatakan, sebenarnya minat baca di Indonesia tidak rendah, melainkan akses terhadap bacaannya yang rendah.

“Tidak ada itu minat baca rendah. Saya sudah buktikan. Setiap saya buka lapak baca, anak-anak riang gembira menyerbu buku-buku. Demikian pula para orang dewasa. Ketika buku dihadirkan, mereka membacanya kok. Jadi, masalahnya bukan minat baca yang rendah, melainkan akses terhadap bacaannya yang rendah,” katanya.

Di era kemajuan teknologi, Sasa memberi pesan pada generasi muda agar memanfaatkan gawai dengan bijak.

“Akses lah pengetahuan yang berguna untuk membuat isi kepalamu menjadi “sehat”. Pilihlah hal-hal yang memberi nilai tambah bagi dirimu. Karena kita sedang berlari mengejar kemajuan. Kalau anak muda terlena dengan hal-hal yang menyenangkan tapi tidak sehat, mau jadi apa negara ini kelak,” tuturnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...