Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Lebaran, Bakul Pasar Kota Madiun Divaksin Covid

pdip-jatim-vaksinasi-pedagang-kota-madiun4

MADIUN – Vaksinasi Covid-19 mulai menyasar pedagang pasar tradisional di Kota Madiun. Sedikitnya 500 pedagang pasar tradisional telah divaksin dosis pertama, pada Jumat (16/4/2021).

Vaksinasi dengan sasaran pemberi pelayanan publik non pemerintahan ini berlangsung di Asrama Haji Kota Madiun. Selain para bakul di pasar tradisional, sebanyak 136 tenaga upahan Dinas Perdagangan setempat juga ikut divaksin.

Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya menuturkan, dipilihnya pedagang pasar untuk divaksinasi sebagai langkah antisipasi karena biasanya jika bulan Ramadhan, pasar akan ramai pengunjung.

Vaksinasi diharapkan dapat memproteksi para pedagang sekaligus pengunjung pasar dari penyebaran Covid-19. Tentunya dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

“Intinya pedagang di pasar dilakukan vaksinasi karena pasar adalah tempat umum yang biasanya saat bulan puasa begini pasti ramai luar biasa. Maka, untuk mengantisipasi penyebaran covid, adalah bijaksana ketika pedagang pasar termasuk dalam skala prioritas (vaksinasi),” terang Inda Raya, Senin (19/4/2021).

Kader Banteng ini menambahkan, pedagang pasar memang menjadi prioritas karena banyak berinteraksi dengan masyarakat. Apalagi, di bulan Ramadhan dan mendekati Lebaran seperti ini.

Vaksinasi diharap semakin memberikan kepercayaan diri kepada pedagang saat memberikan pelayanan.

“Covid kita tangani secara serius, walaupun cukup landai tetapi jangan terlena. Vaksin kita masifkan. Setelah guru, kali ini pedagang. Ini penting terutama mendekati Lebaran banyak pengunjung di pasar,” katanya.

Polisitisi PDI Perjuangan ini menambahkan, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. Total sasarannya sebanyak 3.300 pedagang baik yang beralamat dalam kota maupun luar kota tetapi kesehariannya berjualan di Kota Madiun.

Pemkot Madiun bakal mengajukan permohonan vaksin kembali untuk menuntaskan target tiga ribu pedagang lebih itu. “Selanjutnya setelah ini pelayan pasar modern. Prinsipnya, yang berkaitan dengan pelayanan publik menjadi prioritas. Termasuk lansia,” tutupnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...