Minggu
20 September 2026 | 9 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Ipuk Gelar Gerakan Hari Belanja Pasar Rakyat dan UMKM.

pdip-jatim-ipuk-hari-belanja-040421-1

BANYUWANGI –  Pemkab Banyuwangi  menggelar Hari Belanja Pasar Rakyat dan UMKM yang digelar serentak di seluruh pasar tradisional dan gerai UMKM yang ada di Banyuwangi, Minggu (4/4/2021).

Gerakan belanja seretak dengan nama Gerakan 4.4. Ini dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Menurut Ipuk, tujuan dari gerakan ini adalah ingin mendongkrak ekonomi khususnya untuk produk yang ada di pasar tradisional dan produk UMKM,

Bupati perempuan dari PDI Perjuangan ini mengatakan, bahwa gerakan ini tidak hanya kegiatan seremonial saja, namun memiliki progres jangka panjang, dan akan digelar secara kontinyu.

“Jadi kita jalankan strategi jangka pendek dan panjang. Kalau jangka panjang lewat pemberdayaan, kalau jangka pendek ya bagaimana jualan pasar rakyat dan produk UMKM bisa segera laku di masa pandemi yang sulit ini. Dari situlah gerakan belanja ke pasar dan UMKM ini lahir,” bebernya.

Istri dari Abdullah Azwar Anas ini pun menjelaskan, pelaksanaan program dibagi antara pasar tradisional dan UMKM.

“Jadi sudah didata dan dibagi habis, kelompok A misalnya ke pasar tradisional di Kecamatan Genteng, kelompok B ke UMKM alat rumah tangga, dan seterusnya,” terang Ipuk.

Terkait target transaksi, dia optimistis ratusan juta duit bakal tergelontorkan ke pasar rakyat dan UMKM pada hari tersebut. “Hitungan kami, insya Allah ratusan juta, karena ada ribuan orang ikut. Nanti akan direkap transaksinya,” ujarnya.

Ipuk menjelaskan, gerakan ke pasar ini tidak hanya membeli bahan baku pangan, tapi juga berbagai barang lainnya seperti pakaian, tas, perlengkapan ibadah, alas kaki, peralatan memasak, peralatan kebersihan, dan sebagainya.

Adapun untuk UMKM menyasar berbagai segmen, mulai makanan-minuman, batik, sampai kerajinan tangan.

“Awal saya mengajak untuk bikin gerakan ini, ternyata responsnya luar biasa. Jadi ini tidak membebani, misalnya gara-gara diajak bupati ke pasar, lalu pegawai BUMN sungkan untuk menolak. Karena ternyata semuanya antusias ingin menggerakkan pasar rakyat dan UMKM,” pungkas Ipuk. (ryo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Seusai Berlari, Peserta Soekarno Run BWX Disambut Sport Massage Terapis Disabilitas Netra

BANYUWANGI — Kaki pegal dan tubuh yang mulai terasa lelah menjadi hal biasa setelah pelari menyelesaikan lomba. ...
KRONIK

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

BANYUWANGI – Gelaran Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah pada Minggu (20/9/2026). Event lari ...
UMKM

Pendampingan UMKM Kuliner Tuban; Pentingnya Cerita di Balik Rasa

TUBAN – Bisnis kuliner tak sekadar bagaimana menghadirkan rasa masakan yang istimewa. Cerita di ralik rasa sebuah ...
LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...
KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...