Kamis
30 April 2026 | 11 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Ipuk Gelar Gerakan Hari Belanja Pasar Rakyat dan UMKM.

pdip-jatim-ipuk-hari-belanja-040421-1

BANYUWANGI –  Pemkab Banyuwangi  menggelar Hari Belanja Pasar Rakyat dan UMKM yang digelar serentak di seluruh pasar tradisional dan gerai UMKM yang ada di Banyuwangi, Minggu (4/4/2021).

Gerakan belanja seretak dengan nama Gerakan 4.4. Ini dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Menurut Ipuk, tujuan dari gerakan ini adalah ingin mendongkrak ekonomi khususnya untuk produk yang ada di pasar tradisional dan produk UMKM,

Bupati perempuan dari PDI Perjuangan ini mengatakan, bahwa gerakan ini tidak hanya kegiatan seremonial saja, namun memiliki progres jangka panjang, dan akan digelar secara kontinyu.

“Jadi kita jalankan strategi jangka pendek dan panjang. Kalau jangka panjang lewat pemberdayaan, kalau jangka pendek ya bagaimana jualan pasar rakyat dan produk UMKM bisa segera laku di masa pandemi yang sulit ini. Dari situlah gerakan belanja ke pasar dan UMKM ini lahir,” bebernya.

Istri dari Abdullah Azwar Anas ini pun menjelaskan, pelaksanaan program dibagi antara pasar tradisional dan UMKM.

“Jadi sudah didata dan dibagi habis, kelompok A misalnya ke pasar tradisional di Kecamatan Genteng, kelompok B ke UMKM alat rumah tangga, dan seterusnya,” terang Ipuk.

Terkait target transaksi, dia optimistis ratusan juta duit bakal tergelontorkan ke pasar rakyat dan UMKM pada hari tersebut. “Hitungan kami, insya Allah ratusan juta, karena ada ribuan orang ikut. Nanti akan direkap transaksinya,” ujarnya.

Ipuk menjelaskan, gerakan ke pasar ini tidak hanya membeli bahan baku pangan, tapi juga berbagai barang lainnya seperti pakaian, tas, perlengkapan ibadah, alas kaki, peralatan memasak, peralatan kebersihan, dan sebagainya.

Adapun untuk UMKM menyasar berbagai segmen, mulai makanan-minuman, batik, sampai kerajinan tangan.

“Awal saya mengajak untuk bikin gerakan ini, ternyata responsnya luar biasa. Jadi ini tidak membebani, misalnya gara-gara diajak bupati ke pasar, lalu pegawai BUMN sungkan untuk menolak. Karena ternyata semuanya antusias ingin menggerakkan pasar rakyat dan UMKM,” pungkas Ipuk. (ryo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...
UMKM

UMKM Keripik di Ngawi “Tercekik” Kenaikan Harga Kedelai, Migor dan Plastik

NGAWI – Geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Kabupaten Ngawi tengah diuji oleh lonjakan ...
SEMENTARA ITU...

Ratusan Guru di Nganjuk Dibekali Ilmu Jurnalistik dan Cara Bikin Konten untuk Promosikan Pendidikan

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklat Jurnalistik ...
SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...