Kamis
30 April 2026 | 11 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Naikkan Level UMKM, Bupati Ipuk Luncurkan Teman Usaha Rakyat

pdip-jatim-ipuk-teman-usaha-rakyat-1

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi membentuk dan meluncurkan ”Teman Usaha Rakyat” untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan menaikkan kelas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, ”Teman Usaha Rakyat” adalah tim yang diberi tugas khusus untuk mendampingi peningkatan kelas UMKM. 

Ipuk mengibaratkan jika dalam pengembangan desa ada pendamping desa, lalu di Program Keluarga Harapan (PKH) ada Pendamping PKH, maka untuk pendampingan UMKM di Banyuwangi memiliki Teman Usaha Rakyat.

”Tahap awal ini ada 30 Teman Usaha Rakyat. Dalam dua hari ini, Selasa-Rabu ini, mereka mengikuti workshop untuk mendapatkan pengetahuan tentang berbagai seluk-beluk peningkatan UMKM. Modulnya kita susun bareng, dan sangat teknis,” ujar Ipuk, Rabu (24/3/2021). 

Sejumlah materi yang diberikan kepada tim Teman Usaha Rakyat antara lain business model canvas, landing page dan google business, copywriting, strategi marketplace, desain, dan manajemen media sosial. 

Bupati Ipuk menjelaskan, seusai workshop, tim Teman Usaha Rakyat akan bergerak mendampingi UMKM untuk dinaikkan levelnya.

”Sasaran UMKM dan target waktu telah ditetapkan. Jadi nanti ditugaskan, satu personil Teman Usaha Rakyat mendampingi 5-10 UMKM untuk dibantu dari berbagai sisi. Misalnya, digitalisasi, pengurusan izin, sertifikasi seperti PIRT, dan sebagainya. Juga hal-hal teknis seperti bagaimana sih nulis narasi yang menarik, strategi marketplace, dan desain sederhana,” ujarnya.

”Selesai mendampingi 5-10 UMKM, dengan target waktu yang ditetapkan, geser lagi ke sasaran UMKM berikutnya. Nanti kita tambah lagi jumlah tim Teman Usaha Rakyat-nya sehingga sasaran UMKM yang dijangkau lebih banyak,” imbuh Ipuk.

Bupati dari PDI Perjuangan ini menjelaskan, program Teman Usaha Rakyat dibentuk sebagai salah satu cara mendorong pemulihan ekonomi. Berdasarkan riset Bappeda Banyuwangi, sekitar 70 persen usaha di Banyuwangi mengalami penurunan kinerja selama pandemi Covid-19. 

”Inilah alasan kami membentuk Teman Usaha Rakyat. Tim ini mendampingi UMKM untuk peningkatan mutu produk, inovasi pemasaran, mendorong UMKM agar go-digital, dan sebagainya. Ujungnya tentu peningkatan penjualan, sehingga ekonomi bisa pulih. Ini jadi salah satu bagian dari upaya Banyuwangi Rebound,” jelas Ipuk

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Nanin Oktaviatie, menambahkan, upaya memulihkan ekonomi usaha rakyat di Banyuwangi dilakukan dari berbagai sisi.  

”Dari sisi branding, terus-terusan kita fasilitasi foto dan video promosi gratis. Dari sisi kapasitas ada mentoring-mentoring, sertifikasi, inkubasi UMKM, bantuan alat usaha, bedah warung, dan jembatan ke akses modal murah. Lalu untuk meningkatkan penjualan, ada festival yang mulai digelar dan nanti kita luncurkan juga Hari Belanja ke Pasar Rakyat,” jelas Nanin. (rio)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...
UMKM

UMKM Keripik di Ngawi “Tercekik” Kenaikan Harga Kedelai, Migor dan Plastik

NGAWI – Geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Kabupaten Ngawi tengah diuji oleh lonjakan ...
SEMENTARA ITU...

Ratusan Guru di Nganjuk Dibekali Ilmu Jurnalistik dan Cara Bikin Konten untuk Promosikan Pendidikan

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklat Jurnalistik ...
SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...