Rabu
14 Oktober 2026 | 10 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Siapkan Pusat Pelayanan Perizinan Khusus Nelayan

pdip-jatim-anas-muncar-190121

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi segera mendirikan Pusat Pelayanan Publik Khusus Bagi Nelayan di Pelabuhan Ikan Muncar. 

Pusat pelayanan ini akan membantu pengurusan perizinan yang dibutuhkan nelayan. Selain itu juga melayani berbagai program pemberdayaan masyarakat pesisir.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan, selama ini banyak masukan terkait proses pengurusan perizinan bagi nelayan. Oleh karena itu, Pemkab Banyuwangi akan membuat pusat pelayanan khusus nelayan. 

“Nantinya tempat ini menjembatani pengurusan perizinan baik dengan Pemprov Jatim maupun kementerian terkait,” kata Anas, saat berdialog dengan nelayan di Pelabuhan Ikan Muncar, Selasa (19/1/2021).

Menurut Anas, perizinan terkait surat ukur, sertifikat kelaikan dan pengawakan, PAS (tanda kepemilikan perahu) besar, dan gross akta, berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan.

Sedangkan perizinan Alat Penangkap Ikan (API) seperti Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) kewenangannya ada di Pemprov Jatim.

“Proses perizinan itulah yang menjadi tantangan bagi kita, agar bisa dengan mudah dan cepat membantu kawan-kawan nelayan,” jelas Anas.

Jika memungkinkan dan mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan Provinsi, Pemkab Banyuwangi akan membangun pusat pelayanan publik khusus nelayan. Dia mencontohkan pengurusan perizinan kapal di atas 5 GT hingga 30 GT yang kewenangan berada di Pemprov Jatim, sementara di atas 30 GT di pusat. 

“Nah, hal semacam ini, Pemkab ingin memfasilitasi agar nelayan bisa mengajukan izin cukup di satu desk saja. Kalau untuk kapal di bawah 5 GT saat ini tidak ada kendala karena di bawah kewenangan pemerintah daerah,” tegas Anas.

Pusat pelayanan publik untuk nelayan ini akan dibuat semacam gerai perizinan perikanan yang nantinya terintegrasi dengan Provinsi Jawa Timur dan Kementerian terkait. 

Ada petugas dari Pemkab Banyuwangi yang menjadi penghubung atau bahkan ada petugas Pemprov Jatim dan Kementerian yang ditempatkan di pusat pelayanan publik tersebut.

“Saya akan meminta arahan serta dukungan dari Ibu Gubernur Jatim dan Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan. Jadi ini semacam kantor perwakilan pelayanan publik di pelabuhan yang fokus urusan nelayan. Semoga 1-2 bulan ini sudah bisa beroperasi,” ujar Anas.

Dengan pusat pelayanan publik ini, proses pelayanan kepada nelayan akan lebih efektif. Nantinya bukan hanya perizinan saja yang dilayani di tempat itu, semua program pemberdayaan nelayan dan masyarakat pesisir juga akan dipusatkan di gerai pelayanan tersebut. 

“Segala informasinya dan cara mengaksesnya ada di sana,” jelas Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...