Senin
03 Agustus 2026 | 11 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

200 Kader Banteng Jatim Dalami Ideologi Partai

pdip-jatim-daniel-rohi-171220

BATU – Selama tiga hari sejak Rabu (16/12/2020), seratusan kader PDI Perjuangan utusan cabang se-Jawa Timur mendalami ideologi Partai dalam Pendidikan Kader tingkat Pratama yang digelar di Sekolah Partai, Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu. 

Kepala Badiklatda DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Daniel Rohi mengatakan, kaderisasi tingkat pertama ini merupakan agenda yang sangat penting bagi Partai.

Sebab, pada Kongres di Bali 2010, PDI Perjuangan sudah mencanangkan tetap di jalan ideologis. Artinya, bagi petugas partai di legislatif dan eksekutif khususnya, dalam membuat kebijakan harus sejalan dengan ideologi Partai.

Sedang bagi kader umumnya, harus bisa jadi teladan atau panutan paling tidak di lingkungannya, baik di keluarga maupun di kampungnya.

“Jadi, kegiatan ini untuk menyiapkan kader-kader tangguh yang mempunyai kepekaan sosial tinggi. Kita siapkan kemampuan analisis sosial, kita bekali mereka sehingga ketika kembali ke lapangan mereka bisa memahami realitas-realitas sosial dengan tepat, bagaimana mencari solusi yang solutif sehingga mereka di masyarakat betul-betul mampu membaca realita dan melakukan pemetaan pemetaan politik,” beber Daniel, Kamis (17/12/2020).

Terkait pemateri yang disiapkan, pihaknya tak mau main-main. Menurutnya, ada klasifikasi yang harus dipenuhi untuk memberikan materi pada peserta pendidikan kader pratama ini.

“Narasumber yang kita pilih adalah mereka guru-guru kader, yaitu mereka yang telah lulus dalam jenjang kader utama dan guru kader,” sebutnya. 

Baca juga: Usai Pilkada, DPD Jatim Gelar Kaderisasi tingkat Pratama

“Yang memberikan materi ini sebagian besar dari pengurus DPD Jatim, sehingga tidak hanya konseptual tapi ada implikasi praktis, karena setiap narasumber itu mempunyai pengalaman dalam melakukan kerja-kerja kepartaian,” terang pria yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim ini.

Oleh karena masih di masa pandemi, lanjut Danro, sapaan akrabnya, sekolah kader kali ini dibagi dua gelombang, masing-masing diikuti seratusan peserta.

Gelombang kedua pendidikan kader pratama ini digelar langsung setelah gelombang pertama rampung. “Kita Terapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta, panitia, dan pemateri harus rapid test terlebih dahulu,” ujarnya. (rul)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...