Rabu
14 Oktober 2026 | 1 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ipuk Bakal Optimalkan Pembangunan Jalan di Banyuwangi Selatan Untuk Ini…

pdip-jatim-ipuk-031120

BANYUWANGI – Calon Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas bakal mengoptimalkan pembangunan insfrastruktur jalan di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran.

Pembangunan jalan di desa paling ujung selatan Banyuwangi itu untuk semakin membuka akses ekonomi secara merata. Sekarang untuk mencapai desa ini, dibutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan.

Selama ini, baru di era kepemimpinan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Desa Sarongan dilakukan pembangunan jalan yang masif. Sejak 2017 telah dilakukan pembangunan jalan aspal ke dan di Desa Sarongan sepanjang lebih dari 25  kilometer menggunakan dana APBD Banyuwangi.

“Kami akan berusaha untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur yang selama ini telah dilakukan secara bertahap. Seperti jalan penghubung antar kecamatan, antar desa, dan penerangan jalan,” kata Ipuk, Selasa (3/11/2020).

Desa Sarongan telah menjadi lokasi start Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), ajang balap sepeda internasional. Menurut Ipuk, dengan dilalui bahkan menjadi start Tour de Banyuwangi Ijen, itu menunjukkan telah dilakukan pembangunan insfrastruktur jalan.

“Bahwa belum semuanya, memang benar, dan ke depan kami optimalkan program pembangunan jalan untuk semakin membuka akses ekonomi secara merata,” terangnya.

Dia menyebut, selama ini pembangunan jalan dilakukan bertahap karena Banyuwangi adalah salah satu daerah terluas di Pulau Jawa. Sehingga dengan anggaran yang terbatas, pembangunan jalan dilakukan secara bertahap, di samping anggaran juga harus membiayai sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, dan pelayanan publik.

Banyuwangi memiliki luas wilayah mencapai 5.782,50 km persegi, hampir sama bila dibandingkan dengan gabungan luas 6 kabupaten/kota, mulai Ngawi, Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Pacitan, dan Ponorogo. Total panjang jalan raya di Banyuwangi sendiri mencapai 3.300 km.

“Pembangunan memang bertahap, karena yang dibangun juga banyak. Tapi yang jelas, pembangunan jalan, terutama jalan penghubung antar kecamatan, antar desa, dan penerangan jalan menjadi prioritas kami. Ini masuk dalam 22 Program Langsung Dikerjakan, yang dokumen keseluruhannya sudah kami setorkan ke Komisi Pemilihan Umum,” ungkap Ipuk.

Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur ke depan sekaligus menjadi obat bagi pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Pembangunan infrastruktur bersifat padat karya, sehingga ikut membuka lapangan kerja. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...