Rabu
22 Juli 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses, Diana Berbagi Tips Agar Perpustakaan Masyarakat dapat Hidup

pdip-jatim-sasa-reses-ngawi-220920-2

NGAWI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatingsih membagikan salah satu keahliannya sebagai pegiat literasi dan penulis kepada masyarakat desa.

Seperti saat bertemu dengan masyarakat di balai pertemuan Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi pada Senin (14/9/2020) lalu, dia membagikan tips bagaimana agar perpustakaan masyarakat dapat hidup.

Pertemuan dalam rangkaian reses sebagai anggota DPRD Jatim ini diikuti para pegiat perpustakaan desa, taman baca, dan mahasiswa aktivis literasi yang selama ini bergelut dengan dinamika kampanye membaca dan menulis di Ngawi.

Menurut Diana, agar perpustakaan masyarakat dapat hidup, salah satunya adalah dengan mendekatkan kegiatan perpustakaannya dengan kebutuhan masyarakat sekitarnya.

“Perpustakaan desa harus menjadi ruang belajar bersama, bukan hanya menyediakan buku saja. Belajar apa saja, konsepnya belajar bersama, saling bertukar ilmu. Maka kuncinya harus “dekat”, sesuai kebutuhan,” kata Diana Sasa, dalam keterangannya kepada media ini, Selasa (22/9/2020).

“Misalnya, ibu-ibu butuh penghasilan tambahan, lalu ingin belajar membuat keterampilan menghias hantaran. Nah, itu kan belajarnya bisa bersama-sana dari internet, atau mengundang pelatih. Perpustakaan sifatnya fasilitator saja. Dengan demikian perpustakaan masyarakat akan lebih hidup, karena sesuai kebutuhan,” lanjut dia.

Dalam konsep belajar bersama di perpustakaan, tambah Sasa, bahan belajarnya tentu bukan hanya buku, tapi juga film, musik, dan tentu saja internet. Karena itu, ketersediaan jaringan internet memadai perlu diutamakan.

Mengingat jaman sudah semakin bergerak maju pesat, terang Sasa, tugas perpustakaan adalah melakukan edukasi internet sehat. Bagaimana menjadikan internet sebagai sarana untuk mengasah kemampuan diri, hingga bisa meningkatkan kesejahteraan.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menganjurkan agar perpustakaan tidak berjalan sendiri. Menurutnya, perpustakaan harus dirasakan keberadaannya sehingga muncul rasa “membutuhkan” dari masyarakat.

“Maka wajib agar perpustakaan masyarakat itu bersinergi dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan lain. Misalnya dengan takmir masjid, posyandu, PKK, puskesmas, dan sebagainya,” ujarnya.

Jika sinergitas dapat dibangun dengan baik, imbuhnya, maka kegiatan perpustakaan dapat saling menunjang dengan program lembaga-lembaga tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
KRONIK

Megawati Hadiri Pameran Foto Refleksi 30 Tahun Kudatuli

JAKARTA – Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri menghadiri ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...