Jumat
21 Agustus 2026 | 9 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPP Instruksikan Kader Kada Lebih Perhatikan Pelestarian Cagar Budaya

pdip-jatim-risma-020520-2

JAKARTA – DPP PDI Perjuangan menginstruksikan kepada kadernya yang menjadi kepala daerah (kada) dan atau wakil kepala daerah (wakada) di seluruh Indonesia untuk memperhatikan pelestarian cagar budaya.

Instruksi itu disampaikan lewat surat bernomor 945/INDPP/XI/2019 yang ditandatangani Ketua DPP PDI PerjuanganTri Rismaharini dan Sekretaris Jenderal DPP Hasto Kristiyanto.

“DPP PDI Perjuangan menginstruksikan kepada kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah kader PDI Perjuangan seluruh Indonesia sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah untuk lebih memperhatikan pelestarian Cagar Budaya di daerah masing-masing,” demikian petikan surat tersebut yang diterima wartawan, di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Upaya pelestariannya mencakup tujuan untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkannya. Di dalam surat itu, dijelaskan bahwa cagar budaya sebagai sumber daya budaya memiliki sifat rapuh, unik, langka, terbatas, dan tidak terbarui.

Hasto Kristiyanto di Museum Gajah.

Untuk menjaga Cagar Budaya dari ancaman pembangunan fisik, baik di wilayah perkotaan, pedesaan, maupun yang berada di lingkungan air, diperlukan pengaturan untuk menjamin eksistensinya.

Dijelaskan, pengaturan tersebut dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa pemerintah mempunyai kewajiban melaksanakan kebijakan untuk memajukan kebudayaan secara utuh.

Dan itu dilaksanakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat serta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Tri Rismaharini di jembatan bersejarah, Jembatan Merah.

Sebagai karya warisan budaya masa lalu, Cagar Budaya menjadi penting perannya untuk dipertahankan keberadaannya.

PDI Perjuangan sangat peduli terhadap pelestarian Cagar Budaya Indonesia yang merupakan warisan budaya yang bersifat kebendaan. Yakni berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air.

“Perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan agama,” begitu bunyi surat itu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Forkopimda Patroli Bersama, Syaifuddin Ajak Arek-arek Suroboyo Jaga Kota Tetap Kondusif

SURABAYA – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya kembali turun bersama melakukan ...
EKSEKUTIF

OJK Apresiasi Sangu Sampah Mas Ipin, Gabungkan Edukasi Lingkungan dan Menabung

OJK mengapresiasi program Sangu Sampah Mas Ipin di Trenggalek yang menggabungkan edukasi lingkungan, pengelolaan ...
HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...