
MALANG – Pada hari terakhir pelaksanaan “Gebyar UMKM 2019” Kabupaten Malang, Sri Untari mengunjungi stand Asosiasi Petani Kopi Gunung Kawi. Kedatangan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ini disambut antusias para petani dan pengrajin kopi.
“Kopi merupakan komoditas lokal yang menjanjikan. Sejak dulu kala, sampai hari ini kopi telah memiliki jalur perdagangannya sendiri,” kata Sri Untari, Kamis (28/11/2019).
Dia berharap, kehadiran para pengrajin muda kopi ini dalam satu asosiasi dapat menggerakkan perekonomian masyarakatnya. Menurutnya, kreativitas kaum muda lereng Gunung Kawi ini tentunya angin segar terhadap pemberdayaan masyarakat.
“Mereka sudah mahir lho. Tinggal, saya akan bekerjasama dengan mereka untuk membantu memasarkannya. Saya akan dorong Koperasi SBW (Setia Budi Wanita) untuk bekerja sama dengan mereka,” ujarnya.

Ketua Koperasi SBW Malang ini akan meminta jajaran pengurus koperasinya membuka stand khusus untuk kopi gunung Kawi di SBW Mart dan toko-toko jaringan koperasi SBW Malang.
“Ini akan menjadi salah satu upaya kita untuk mengangkat para start-up muda kita,” ucap perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini.
Untari menegaskan, pihaknya akan terus membuka ruang-ruang kreativitas anak-anak muda. Menurutnya, kemauan dan kreativitas anak-anak muda untuk menggerakkan ekonomi desa, sudah selaras dengan visi-misi Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari desa.
“Maka, saya akan terus menjalin kerjasama dengan para start-up kopi ini, sehingga kopi Malang ini akan jadi produk unggulan dalam menopang kemajuan Kabupaten Malang,” pungkas kandidat doktor Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang ini. (set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









