
SURABAYA – Menjelang Pilkada 2020, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mendorong para kader Partai memperluas jejaring dan peran di masyarakat.
“Pemenangan Pilkada 2020 di Surabaya salah satunya bertumpu pada peran kader-kader partai di masyarakat. Karena itu, segenap kekuatan PDI Perjuangan harus memperluas jejaring dan peran di masyarakat,” kata Adi Sutarwijono, kemarin.
Pilkada Kota Surabaya 2020 akan mencari figur pemimpin baru, pengganti Wali Kota Tri Rismaharini, yang habis jabatannya pada awal 2021. Sekitar 2,1 juta warga Kota Pahlawan memiliki hak pilih.
Risma, yang merupakan kader PDI Perjuangan, dinilai banyak kalangan telah berhasil membawa berbagai kemajuan di Kota Surabaya. Bahkan Risma berhasil mengangkat Kota Pahlawan ke kancah internasional dengan banyaknya penghargaan yang berhasil diraih Surabaya.
Risma yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini memimpin Surabaya sejak 2010. Dia berhasil menang gemilang pada periode kedua, tahun 2015, dengan kemenangan mutlak 86,3 persen.
Sebelumnya, Surabaya dipimpin Bambang DH, kader PDIP yang juga berhasil meletakkan dasar-dasar pemerintahan kota modern, transparan, dan akuntabel. Terlebih, Bambang DH telah berhasil membawa Surabaya keluar dari berbagai krisis pasca-Orde Baru.
Bambang DH memimpin Kota Surabaya sejak 2002, menggantikan Wali Kota Soenarto Soemoprawiro, yang berhalangan sakit.

Dalam pilkada langsung yang pertama pada 2005, Bambang DH berhasil terpilih kedua kalinya dengan perolehan 51,34 persen.
“Berbagai kemajuan dan perkembangan pesat Kota Surabaya selama 17 tahun tentu menjadi modal yang positif PDI Perjuangan. Masyarakat akan menaruh kepercayaan pada PDI Perjuangan dalam Pilkada 2020,” jelas Adi.
Politisi yang akrab disapa Awi ini menambahkan, gerak para calon wali kota dan calon wakil wali kota yang mendaftar melalui PDIP harus didukung penuh oleh jajaran partainya. Saat ini ada 18 orang bakal calon yang mendaftar, enam berasal dari kader PDIP.
“Men-support dengan cara menyosialisasikan kepada warga masyarakat, termasuk membuka akses di masyarakat, sehingga para calon semakin dikenali warga,” kata pria yang juga menjabat Ketua DPRD Surabaya ini.
Dalam beberapa hari ini, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggerakkan jajaran kepengurusan partainya di 31 kecamatan dan 154 kelurahan.
Pada Minggu malam lalu, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar pertemuan pengurus di Kecamatan Rungkut, Tenggilis Mejoyo, dan Kecamatan Gubeng.
“Kemenangan Pilkada 2020 merupakan bagian dari perjalanan panjang untuk menyusun kemenangan Pemilu 2024. Kita semua bekerja dengan gotong-royong untuk mencapai tujuan itu,” pungkas Awi. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









