Minggu
18 Oktober 2026 | 4 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramono: Perang Terhadap Narkoba Tidak Boleh Setengah Hati!

pdip-jatim-pramono-di-ruang-kerja

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan, narkoba sudah jadi musuh bersama dan tidak ada satupun orang yang menjadi berhasil karena dia mengonsumsi narkoba.

Dengan tidak bernarkoba, kata Pramono, kita harus bangga, kita harus merasa hidup kita menjadi lebih sehat.

“Para milenial harus sungguh-sungguh menjauhi narkoba. Mereka harus bangga dan harus bersyukur apabila tidak menyentuh narkoba,” kata Pramono, menyikapi Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019, di Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Seskab menilai tema peringatan HANI 2019, yakni “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas” sangat pas sekali.

Sebab, problem utama sekarang ini banyak sekali masyarakat milenial yang merasa dirinya bisa lebih bekerja, menjadi sesuatu kalau menggunakan narkoba. Padahal tanpa narkoba, menurut Seskab, para millenial bisa melakukan sesuatu yang lebih baik.

Dia menegaskan, Indonesia harus bersungguh–sungguh menyatakan perang terhadap narkoba, dan ini tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah.

“Ini menjadi tugas pemerintah, Kepolisian, Badan Narkotika Nasional, dan juga  seluruh elemen masyarakat dan terutama adalah keluarga,” ujarnya.

Keluarga, lanjut Pramono Anung, harus menjadi tiang utama untuk menjaga anak-anak tidak terlibat dengan narkoba.

Sehingga untuk itu kerjasama antara masyarakat, keluarga, pemerintah, dan juga dunia internasional untuk memerangi narkoba sudah waktunya. Karena narkoba kalau dibiarkan seperti gunung es, dimana orang baru menyadari kalau keluarganya ada yang terkena.

“Dengan demikian perang terhadap narkoba tidak boleh setengah hati, harus dilakukan terus-menerus karena ini akan menjadi pengganggu utama masa depan bangsa terutama bagi generasi muda saat ini,” tegas mantan Sekjen PDI Perjuangan ini.

Pesannya kepada para millenial, narkoba  harus dijauhi karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Orang yang mengkonsumsi narkoba, menurutnya, tidak bisa lagi berbangga hati.

Diakui Seskab, dulu orang mengatakan bahwa dengan narkoba dia mempunyai vitalitas, energi yang lebih. Namun menurut Seskab, itu omong kosong.

“Narkoba sudah menjadi musuh bersama. Narkoba harus kita lawan bersama-sama. Narkoba harus kita perangi bersama-sama. Dan kemudian hidup bangsa ini terutama para milenial akan lebih baik kalau tidak tersentuh narkoba sama sekali,” pungkas dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...