Sabtu
26 September 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hoaks Sudah “Door to Door”, Jokowi: Lawan, Jangan Diam!

pdip-jatim-jokowi-monumen-perjuangan-rakyat-bandung

BANDUNG – Calon Presiden Joko Widodo mengajak kaum intelektual Tanah Air untuk memerangi kabar bohong alias hoaks dan fitnah yang belakangan marak terjadi.

“Sebagai kaum  intelektual, kita ini harus berani menyuarakan, yang benar bilang benar, yang  salah katakan salah,” ujar Jokowi di depan 6.000-an pendukung yang memadati pelataran Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung, Minggu (10/3/2019).

Jokowi menegaskan, kaum intelektual di Indonesia sangat perlu memerangi hoaks dan sejenisnya. Sebab, kabar hoaks saat ini tidak hanya berseliweran di media sosial, tapi juga sudah mulai disebarkan dari rumah ke rumah (door to door).

Kabar fitnah itu tentunya menyesatkan masyarakat. “Yang namanya hoaks sekarang, bukan hanya lewat media sosial saja. Tapi juga door to door. Maka harus kita perangi, lawan, jangan diam,” ujar Jokowi.

Dia mencontohkan dua isu hoaks yang belakangan menghantui masyarakat dari rumah ke rumah. Pertama, isu apabila Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang Pilpres 2019, maka suara azan akan dilarang.

Isu kedua, jika Jokowi-Ma’ruf menang, mata pelajaran agama bakal dihapuskan dari kurikulim pendidikan.

“Logikanya tidak masuk. Tapi ini perlu ya diketahui, 9 juta lebih masyarakat kita ini percaya akan itu. Kalau kita bersama tak melawan, bisa menjadi 15 juta, 20 juta, 25 juta,” ujar Jokowi.

Sontak para pendukung Jokowi berteriak “lawan, lawan, lawan”.

Jokowi kemudian menimpali dengan setengah berteriak, “Jawabannya, lawan! Jangan diam sebagai intelektual. Karena ada proses demokrasi yang tidak betul”.

Di depan pendukungnya, Jokowi juga mengatakan, dirinya tidak ingin dipuja-puji. Jokowi lebih ingin masyarakat melihat dirinya serta apa yang telah dikerjakan secara obyektif.

“Saya enggak ingin dipuja-puji. Kalau saya salah, tinggal bilang saja, Pak Jokowi salah, diperbaiki,” lanjut dia.

Apalagi, untuk para pendukungnya yang memiliki latar belakang pendidikan yang baik. Jokowi berharap mereka mampu memberikan contoh yang baik tentang bagaimana menyikapi informasi di tengah maraknya hoaks dan fitnah. Dalam acara itu, peserta yang hadir merupakan kesatuan para alumni sejumlah universitas se-Jawa Barat. Perwakilan pendukung menyerukan soal perang terhadap hoaks, fitnah dan segala sesuatu yang dinilai sebagai upaya menghancurkan Pancasila. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...