Sabtu
26 September 2026 | 2 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

40 Hari Jelang Coblosan Pilpres, Jokowi Ajak Pendukungnya Tangkal 4 Isu Fitnah

pdip-jatim-jokowi-alumni-sriwijaya

PALEMBANG — Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo merasa diserang empat isu hoaks berbau fitnah menjelang 40 hari pelaksanaan Pilpres 2019.

Jokowi mengatakan, isu dan fitnah itu berkembang luar biasa di masyarakat. Isu itu meliputi kriminalisasi ulama, larangan azan, perkawinan sejenis, dan penghapusan pendidikan agama.

“Kalau ada orang tidak salah, kemudian dimasukkan sel, ngomong ke saya, saya urus. Tapi jika salah, ya harus dihukum karena negara kita negara hukum,” kata Jokowi di acara Deklarasi Alumni Sriwijaya Bersatu di Palembang Sport Convention Center, Palembang, Sabtu (9/3/2019).

Jokowi kembali membantah isu yang mengatakan bahwa dirinya akan melarang azan. Menurut dia, isu itu sangat tidak masuk akal karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas beragama Islam.

“Mana mungkin, dan mana mungkin ada Presiden yang berani (larang azan),” ujarnya.

Apalagi dengan isu yang menyebutkan bahwa dirinya akan melegalkan adanya perkawinan sejenis jika nantinya terpilih. Menurut Jokowi, isu ini sungguh fitnah yang luar biasa karena Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi norma-norma agama dan kesantuan serta tata krama.

Bagi Jokowi, upaya menangkal hoaks dan fitnah ini harus dilakukan oleh para pendukung. “Saya titip khusus ke ibu-ibu agar menjawab isu-isu ini dengan fakta-fakta yang ada,” katanya.

Terpisah, Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut Jokowi adalah sosok pembela rakyat jelata. Hal itu, menurut dia, dibuktikan melalui empat tahun kepemimpinannya sebagai Presiden.

“Beliau sudah terbukti. Itulah sebabnya ketika saya diajak menjadi cawapres saya mau karena beliau pembela rakyat jelata,” kata Ma’ruf saat menghadiri deklarasi dukungan Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin (Jokma) di Lapangan Gajah Mada, Kota Medan, Sumut, Sabtu (9/3/2019).

Ma’ruf mencontohkan, berbagai program kartu yang diluncurkan Presiden Jokowi terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat, misalnya melalui Kartu Indonesia Sehat.

“Dulu orang takut sakit karena kalau sakit tidak bisa berobat. Tetapi sekarang tidak perlu takut karena sudah punya Kartu Indonesia Sehat, alhamdulillah,” ucapnya.

Ma’ruf mengajak masyarakat Sumut memenangkan Jokowi dan dirinya di Pilpres 2019. “Saya percaya kalian pejuang-pejuang 01 untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Ma’ruf. Dia pun minta masyarakat agar tidak terpengaruh berita bohong atau hoaks. Ma’ruf meyakini Jokowi dan dirinya dapat memperoleh 60-70 persen suara di Sumut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...