Senin
03 Agustus 2026 | 6 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

40 Hari Jelang Coblosan Pilpres, Jokowi Ajak Pendukungnya Tangkal 4 Isu Fitnah

pdip-jatim-jokowi-alumni-sriwijaya

PALEMBANG — Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo merasa diserang empat isu hoaks berbau fitnah menjelang 40 hari pelaksanaan Pilpres 2019.

Jokowi mengatakan, isu dan fitnah itu berkembang luar biasa di masyarakat. Isu itu meliputi kriminalisasi ulama, larangan azan, perkawinan sejenis, dan penghapusan pendidikan agama.

“Kalau ada orang tidak salah, kemudian dimasukkan sel, ngomong ke saya, saya urus. Tapi jika salah, ya harus dihukum karena negara kita negara hukum,” kata Jokowi di acara Deklarasi Alumni Sriwijaya Bersatu di Palembang Sport Convention Center, Palembang, Sabtu (9/3/2019).

Jokowi kembali membantah isu yang mengatakan bahwa dirinya akan melarang azan. Menurut dia, isu itu sangat tidak masuk akal karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas beragama Islam.

“Mana mungkin, dan mana mungkin ada Presiden yang berani (larang azan),” ujarnya.

Apalagi dengan isu yang menyebutkan bahwa dirinya akan melegalkan adanya perkawinan sejenis jika nantinya terpilih. Menurut Jokowi, isu ini sungguh fitnah yang luar biasa karena Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi norma-norma agama dan kesantuan serta tata krama.

Bagi Jokowi, upaya menangkal hoaks dan fitnah ini harus dilakukan oleh para pendukung. “Saya titip khusus ke ibu-ibu agar menjawab isu-isu ini dengan fakta-fakta yang ada,” katanya.

Terpisah, Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut Jokowi adalah sosok pembela rakyat jelata. Hal itu, menurut dia, dibuktikan melalui empat tahun kepemimpinannya sebagai Presiden.

“Beliau sudah terbukti. Itulah sebabnya ketika saya diajak menjadi cawapres saya mau karena beliau pembela rakyat jelata,” kata Ma’ruf saat menghadiri deklarasi dukungan Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin (Jokma) di Lapangan Gajah Mada, Kota Medan, Sumut, Sabtu (9/3/2019).

Ma’ruf mencontohkan, berbagai program kartu yang diluncurkan Presiden Jokowi terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat, misalnya melalui Kartu Indonesia Sehat.

“Dulu orang takut sakit karena kalau sakit tidak bisa berobat. Tetapi sekarang tidak perlu takut karena sudah punya Kartu Indonesia Sehat, alhamdulillah,” ucapnya.

Ma’ruf mengajak masyarakat Sumut memenangkan Jokowi dan dirinya di Pilpres 2019. “Saya percaya kalian pejuang-pejuang 01 untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Ma’ruf. Dia pun minta masyarakat agar tidak terpengaruh berita bohong atau hoaks. Ma’ruf meyakini Jokowi dan dirinya dapat memperoleh 60-70 persen suara di Sumut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...