Jumat
25 September 2026 | 8 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TKLN Saudi Optimis Jokowi-Ma’ruf Menang 60 Persen

pdip-jatim-tkln-jokowi-saudi

JEDDAH – Tim Kampanye Luar Negeri (TKLN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin Arab Saudi optimistis pasangan nomor urut 01 itu bisa meraih 60 persen suara di negara tersebut.

“Saya meyakini dan optimistis dapat meraih 60 persen atau memenangi pasangan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma ruf Amin di Saudi Arabia,” kata Ketua TKLN Jokowi-Ma’ruf Arab Saudi, Sharief Rachmat, Senin (4/1/2019).

Menurut Sharief, pekerja migran Indonesia (PMI) di Saudi puas atas kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam memberikan pelayanan dan perlindungan. Atas dasar itulah, ia merasa optimistis Jokowi-Ma’ruf bisa meraih suara sesuai target. 

Selain itu, menurut dia, semangat para pekerja migran Indonesia yang tergabung dalam partai politik dan sukarelawan dari lintas komunitas untuk memenangi Jokowi-Ma’ruf juga tinggi.

Meski demikian, lanjut Sharief, TKLN Saudi tidak ingin takabur dan akan terus bekerja keras. Hal ini memperhatikan masifnya pergerakan fitnah dan hoaks, baik di media sosial maupun di lapangan.

Setelah terbitnya SK Kepengurusan TKLN Jokowi-Ma ruf di Saudi Arabia, pihaknya menggelar rapat pada 31 Januari 2019 di kota Riyadh dan 1 Februari 2019 di kota Jeddah Saudi Arabia.

Rapat ini selain dalam rangka menyatukan sikap antarpartai politik dan komunitas sukarelawan yang tergabung dalam TKLN Negara Saudi Arabia, juga membahas perihal prestasi, visi, misi, dan strategi pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Arab Saudi.

Menurut Maksum Jalal, Sekretaris TKLN Jokowi-Ma’ruf di Saudi, pada 2014 perolehan suara Jokowi kalah 1 persen dari Prabowo. Kekalahan tersebut datang dari kota-kota yang menggunakan metode pemungutan suara drop box.

Sementara untuk pemungutan suara TPSLN, khususnya di kota besar, seperti kota Riyadh dan Jeddah, Jokowi unggul.

Daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN) di Arab Saudi pada Pemilu 2019 tercatat lebih dari 60.000 jiwa yang tersebar di 43 wilayah atau kota. Jumlah tersebut belum termasuk WNI yang berstatus “overstayer” atau “un-documented”.

Diyakini masih banyak WNI atau pekerja migran Indonesia yang memiliki identitas lengkap namun belum masuk dalam DPTLN.

Pada Pemilu 2019, para WNI atau PMI di Saudi Arabia akan menggunakan hak suaranya pada 8 hingga 11 April 2019 melalui metode pemungutan suara KSK (kotak suara keliling), dan pada 12 April 2019 pemungutan suara di TPSLN (tempat pemungutan suara luar negeri). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...