Senin
03 Agustus 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TKLN Saudi Optimis Jokowi-Ma’ruf Menang 60 Persen

pdip-jatim-tkln-jokowi-saudi

JEDDAH – Tim Kampanye Luar Negeri (TKLN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin Arab Saudi optimistis pasangan nomor urut 01 itu bisa meraih 60 persen suara di negara tersebut.

“Saya meyakini dan optimistis dapat meraih 60 persen atau memenangi pasangan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma ruf Amin di Saudi Arabia,” kata Ketua TKLN Jokowi-Ma’ruf Arab Saudi, Sharief Rachmat, Senin (4/1/2019).

Menurut Sharief, pekerja migran Indonesia (PMI) di Saudi puas atas kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam memberikan pelayanan dan perlindungan. Atas dasar itulah, ia merasa optimistis Jokowi-Ma’ruf bisa meraih suara sesuai target. 

Selain itu, menurut dia, semangat para pekerja migran Indonesia yang tergabung dalam partai politik dan sukarelawan dari lintas komunitas untuk memenangi Jokowi-Ma’ruf juga tinggi.

Meski demikian, lanjut Sharief, TKLN Saudi tidak ingin takabur dan akan terus bekerja keras. Hal ini memperhatikan masifnya pergerakan fitnah dan hoaks, baik di media sosial maupun di lapangan.

Setelah terbitnya SK Kepengurusan TKLN Jokowi-Ma ruf di Saudi Arabia, pihaknya menggelar rapat pada 31 Januari 2019 di kota Riyadh dan 1 Februari 2019 di kota Jeddah Saudi Arabia.

Rapat ini selain dalam rangka menyatukan sikap antarpartai politik dan komunitas sukarelawan yang tergabung dalam TKLN Negara Saudi Arabia, juga membahas perihal prestasi, visi, misi, dan strategi pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Arab Saudi.

Menurut Maksum Jalal, Sekretaris TKLN Jokowi-Ma’ruf di Saudi, pada 2014 perolehan suara Jokowi kalah 1 persen dari Prabowo. Kekalahan tersebut datang dari kota-kota yang menggunakan metode pemungutan suara drop box.

Sementara untuk pemungutan suara TPSLN, khususnya di kota besar, seperti kota Riyadh dan Jeddah, Jokowi unggul.

Daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN) di Arab Saudi pada Pemilu 2019 tercatat lebih dari 60.000 jiwa yang tersebar di 43 wilayah atau kota. Jumlah tersebut belum termasuk WNI yang berstatus “overstayer” atau “un-documented”.

Diyakini masih banyak WNI atau pekerja migran Indonesia yang memiliki identitas lengkap namun belum masuk dalam DPTLN.

Pada Pemilu 2019, para WNI atau PMI di Saudi Arabia akan menggunakan hak suaranya pada 8 hingga 11 April 2019 melalui metode pemungutan suara KSK (kotak suara keliling), dan pada 12 April 2019 pemungutan suara di TPSLN (tempat pemungutan suara luar negeri). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...
KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Temui Sopir Angkot Malang, Dewanti Dorong Dialog Cari Solusi Trans Jatim Koridor II

DPRD Jatim akan menemui sopir angkot Malang Raya yang menolak Trans Jatim Koridor II. Dewanti Rumpoko mendorong ...