Selasa
20 Oktober 2026 | 10 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Partai Lain Dukung Jokowi, PDIP: Itu Murni Pribadi Mereka yang Melihat Kinerja Jokowi

pdip-jatim-elektabilitas-jokowi-meningkat2

JAKARTA – PDI Perjuangan memastikan tidak pernah membajak kader partai lain, dalam hal ini Partai Demokrat untuk masuk dalam susunan Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Politisi PDI Perjuangan Aria Bima memastikan, pihaknya tidak pernah sekalipun membajak kader partai lain, termasuk kader Partai Demokrat, untuk masuk dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurut Direktur Program TKN pasangan Jokowi-Ma’ruf ini, kader yang berpaling dari keputusan partainya untuk mendukung calon petahana itu, murni karena pribadi mereka yang melihat kinerja Jokowi yang terbukti mumpuni selama menjadi presiden.

Jokowi, kata dia, mampu mensinergikan program pemerintah pusat dengan program pemerintah daerah. Dan ketika Jokowi mencalonkan kembali, tambah Aria Bima, itu tidak lagi mampu dibendung dengan isu-isu sensasional imajiner.

“Yang mereka melihat fakta-fakta kinerja itu secara nyata dan dalam situasi demokrasi yang kita bangun sekarang ini relatif perseteruan ideologi yang keras itu menjadi lebih cair,” jelas Aria Bima kepada wartawan saat di Posko Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

Dia menegaskan, acuan dari para kepala daerah yang menyatakan dukungan ke Jokowi itu karena adanya chemistry dan kesamaan platform untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan partai.

Soal berpalingnya kader mendukung capres lain, sebut Aria Bima, juga terjadi ketika kader maupun kepala daerah yang diusung PDIP justru berpaling dengan mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada ajang Pilpres 2009 lalu.

“Ya, penyikapan partai harus lebih bijak. Kalau PDIP dianggap bajak membajak berkaca dulu dong! Jangan menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri. Sumatera Barat gubernurnya dulu Gamawan Fauzi, siapa yang mengusung, siapa yang jadikan sampai (terpilih sebagai Gubernur), siapa yang bayarin kampanye, PDIP. Kemudian jadi Timses Pak SBY 2009,” ungkapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...
KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...