Jumat
23 Oktober 2026 | 3 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Kader PDI Perjuangan Tidak Punya Pilihan, Kecuali Memperjuangkan Cita-cita Pancasila”

pdip-jatim-hariyono-sesi-pancasila-diklat-kader

JOMBANG – Ketua Deputi Advokasi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila Hariyono mengapresiasi kegiatan Pendidikan Kader Madya yang difasilitasi DPD PDI Perjuangan Jatim.

Hal ini dia sampaikan saat menjadi pembicara sesi “Peran kader dan partai dalam pembumian Pancasila” di acara Pendidikan Kader Madya yang diselenggarakan Badiklat DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di Wonosalam Traning Center, Jombang.

Pendidikan kader madya yang diikuti 121 peserta ini berlangsung selama lima hari mulai Rabu (26/7/2017) hingga Minggu (30/7/2017).

Menurut Hariyono, kegiatan ini memiliki posisi strategis untuk memberikan kontribusi positif dalam menggelorakan semangat Pancasila pada jajaran kader pada satu sisi, dan usaha mengaktualisasikan  nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini perlu mendapat penekanan karena antara cita-cita dan realitas Pancasila masih ada kesenjangan cukup lebar.

Sebenarnya hal ini bukan sesuatu yang baru. Bahkan, ungkap Hariyono, Bung Karno pada sebelum mengakhiri pidatonya di depan sidang BPUPK pada tanggal 1 Juni 1945 menyatakan, “Maka dari itu, jikalau bangsa Indonesia ingin supaya Pancasila yang saya usulkan itu, menjadi suatu realitet, yakni jikalau kita ingin hidup menjadi satu bangsa, satu nationaliteit yang merdeka, ingin hidup sebagai anggota dunia yang merdeka, jang penuh dengan perikemanusiaan, ingin hidup di atas dasar permusyawaratan, ingin hidup sempurna dengan sociale rechtvaardigheid, ingin hidup dengan sejahtera dan aman, dengan Ke-Tuhanan yang luas dan sempurna, –jangalah lupa akan syarat untuk menyelenggarakannya, ialah perjuangan, perjuangan, dan sekali lagi perjuangan. … Nanti kita, bersama-sama, sebagai bangsa yang bersatu-padu, berjuang terus menyelenggarakan apa yang kita cita-citakan di dalam Pancasila”.

PDI Perjuangan, lanjut dia, harus terus menerus menjalankan Machtsvorming, pembikinan kuasa dalam segala bidang untuk dapat mengaktualisasikan Pancasila secara maksimal. Hal tersebut hanya bisa terwujud melalui perjuangan yang dipimpin pengurus visioner dan didukung kader yang cerdas dan militan.

“Dan saya yakin, saudara-saudara yang ikut diklat kaderisasi ini bukanlah anggota dan pengurus partai-partai yang biasa. Saudara-saudara semua adalah kader yang luar biasa, kader yang  bukan bermental kambing, yang hanya bisa mengeluh menghadapi situasi dan keadaan. Saudara adalah  kader-kader yang bermental “Banteng Sejati” , kader yang selalu berjuang untuk kebaikan, kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...