Selasa
25 Agustus 2026 | 7 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP-NU Selalu Bersinergi Jaga Semangat Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

pdip-jatim-hasto-halal-bihalal-bondowoso

BONDOWOSO – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya selalu sejalan dengan Nahdlatul Ulama (NU) mengenai semangat membela negara, yang merupakan bagian dari iman.

Karena itu, PDI Perjuangan akan selalu bersinergi dan beriringan dengan NU dalam menjaga semangat keagamaan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dalam upaya menjaga semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turut serta bersama tokoh NU, seperti Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin yang pada 13 Juli lalu mendeklarasikan Majelis Zikir Hubbul Wathon.

“Bersama-sama (Ibu Megawati dan tokoh NU), kita membangun sebuah kesadaran tentang pentingnya majelis zikir, yang didirikan bersama dengan keluarga nahdliyin. Ini agar kita betul-betul bisa menjaga semangat keagamaan kita. Agar Islam sebagai rahmatan lilalamin dan Islam mampu menjadi semangat di dalam kemajuan kita sebagai sebuah bangsa,” kata Hasto.

Hal itu dia sampaikan saat acara halal bihalal dan konsolidasi yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, Minggu (16/7/2017).

Menurut Hasto, prinsip politik PDI Perjuangan yang bersinergi dangan NU dan juga para ulama, sama seperti yang dilakukan Presiden pertama RI Bung Karno, yang juga mempunyai kedekatan dengan tokoh-tokoh Islam.

“Bahkan Bung Karno menegaskan, kalau dadanya dibelah, maka di dalamnya yang ada adalah hati Islam. Tapi, Bung Karno sadar, bahwa Republik Indonesia dibangun untuk semua. Republik Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa, yang mempunyai ikrar pada 28 Oktober 1908 untuk menyatakan diri sebagai satu bangsa, yang bertanah air satu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menceritakan ketika Megawati menjadi presiden. Saat itu, Megawati pun mewarisi semangat perjuangan dan nasionalisme Islam tersebut.

Contohnya, dalam menghadapi dan memerangi terorisme. Saat itu Presiden Megawati tidak mau diatur oleh kekuatan asing.

“Bahkan, saat pidato di PBB, Ibu Megawati mengatakan bahwa akar persoalan terorisme karena ketidakadilan masalah Palestina. Karena itu, Republik Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina,” urai Hasto. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Muktamar ke-35 NU, Baguna PDIP Jatim Buka Posko Pelayanan Gratis bagi Muktamirin

JOMBANG – Menyambut kedatangan ribuan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Badan Penanggulangan Bencana ...
SEMENTARA ITU...

Wayang Kulit Semarak Hari Jadi Blitar ke-702, Rijanto: Tradisi Harus Tetap Hidup di Masyarakat

Pagelaran wayang kulit lakon Bimo Bangkit memeriahkan Hari Jadi Blitar ke-702. Bupati Rijanto menegaskan pentingnya ...
HEADLINE

Jelang Muktamar ke-35 NU, DPD PDIP Jatim Ziarah ke Makam Mbah Wahab, Mbah Hasyim dan Gus Dur

JOMBANG – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, ...
KRONIK

Genjot Transformasi Digital, Pemkab Bangkalan Hadirkan Layanan PBB yang Mudah dan Cepat lewat MyTax

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Kasiman Bojonegoro Sampaikan Ragam Aspirasi kepada Lasmiran

BOJONEGORO – Infrastruktur jalan, perbaikan saluran air, hingga penguatan modal usaha mikro, kecil, dan menengah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kecamatan Sendang Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung Dapil 5

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...