Selasa
16 Juni 2026 | 10 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP-NU Selalu Bersinergi Jaga Semangat Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

pdip-jatim-hasto-halal-bihalal-bondowoso

BONDOWOSO – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya selalu sejalan dengan Nahdlatul Ulama (NU) mengenai semangat membela negara, yang merupakan bagian dari iman.

Karena itu, PDI Perjuangan akan selalu bersinergi dan beriringan dengan NU dalam menjaga semangat keagamaan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dalam upaya menjaga semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turut serta bersama tokoh NU, seperti Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin yang pada 13 Juli lalu mendeklarasikan Majelis Zikir Hubbul Wathon.

“Bersama-sama (Ibu Megawati dan tokoh NU), kita membangun sebuah kesadaran tentang pentingnya majelis zikir, yang didirikan bersama dengan keluarga nahdliyin. Ini agar kita betul-betul bisa menjaga semangat keagamaan kita. Agar Islam sebagai rahmatan lilalamin dan Islam mampu menjadi semangat di dalam kemajuan kita sebagai sebuah bangsa,” kata Hasto.

Hal itu dia sampaikan saat acara halal bihalal dan konsolidasi yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, Minggu (16/7/2017).

Menurut Hasto, prinsip politik PDI Perjuangan yang bersinergi dangan NU dan juga para ulama, sama seperti yang dilakukan Presiden pertama RI Bung Karno, yang juga mempunyai kedekatan dengan tokoh-tokoh Islam.

“Bahkan Bung Karno menegaskan, kalau dadanya dibelah, maka di dalamnya yang ada adalah hati Islam. Tapi, Bung Karno sadar, bahwa Republik Indonesia dibangun untuk semua. Republik Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa, yang mempunyai ikrar pada 28 Oktober 1908 untuk menyatakan diri sebagai satu bangsa, yang bertanah air satu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menceritakan ketika Megawati menjadi presiden. Saat itu, Megawati pun mewarisi semangat perjuangan dan nasionalisme Islam tersebut.

Contohnya, dalam menghadapi dan memerangi terorisme. Saat itu Presiden Megawati tidak mau diatur oleh kekuatan asing.

“Bahkan, saat pidato di PBB, Ibu Megawati mengatakan bahwa akar persoalan terorisme karena ketidakadilan masalah Palestina. Karena itu, Republik Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina,” urai Hasto. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Tahun Baru Hijriah, Bupati Ipuk Minta ASN Tebar Kepedulian dan Perkuat Kolaborasi Layani Masyarakat

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh ASN bergotong royong menyalurkan donasi untuk ...
KRONIK

Di Istana Gebang, Seniman-Budayawan Menitipkan Tawa dan Tangis Mereka

Renovasi Istana Gebang di Kota Blitar disambut antusias para pelaku seni dan budayawan. Bagi mereka, rumah masa ...
KRONIK

PDIP: Gelombang Aksi Mahasiswa Adalah Alarm Demokrasi yang Harus Didengar

Juru Bicara DPP PDI Perjuangan Aryo Seno Bagaskoro menilai gelombang aksi mahasiswa merupakan bagian dari dinamika ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Tindak Lanjuti Arahan Megawati, PDIP Kediri Siapkan Gerakan Tanam Ketela

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan akan menindaklanjuti arahan ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Widarto Pastikan DPRD Jember Kawal Evaluasi Program MBG

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan SPPG maupun dapur pelaksana Program ...
KABAR CABANG

Yudi Meira Gerakkan Kader PDIP Kota Blitar Tanam Pangan Produktif di Pekarangan Rumah

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Yudi Meira memastikan segera menggerakkan kader memanfaatkan lahan pekarangan ...