Senin
24 Agustus 2026 | 2 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas: Banyuwangi Beruntung Banyak Dibantu BUMN

pdip-jatim-anas-bwi

BANDUNG – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas getol mendorong terciptanya sinergi banyak pihak untuk mengembangkan daerah. Salah satunya, sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Anas menyebutkan, problem daerah sangat banyak. Kalau tidak dikeroyok banyak pihak, sebutnya, tidak mungkin bisa selesai.

“BUMN dengan kekuatan jaringan dan berbagai sumberdaya punya peran ikut membangun daerah. Banyuwangi beruntung bisa banyak dibantu BUMN,” kata Anas. di depan 600 direksi BUMN dalam Executive Leadership Program (ELP) di Telkom Bandung, kemarin.

Dia mencontohkan peningkatan akses listrik ke rumah tangga miskin yang dibantu sejumlah BUMN. Tidak hanya PLN, tapi juga BUMN lain seperti PT Kereta Api dan PT Telkom.

“Di forum ini juga ada dari PLN, sehingga kami langsung bahas untuk menuntaskan beberapa jaringan listrik ke daerah-daerah yang secara geografis sulit dijangkau,” ujarnya.

Di bidang pengembangan pariwisata, pihaknya bersama sejumlah BUMN, seperti PT Perkebunan Nusantara XII mengembangkan wisata dusun cokelat.

Melalui sinergi ini, Pemkab Banyuwangi membangkitkan kembali cokelat dari kakao Glenmore Banyuwangi yang sudah diakui sebagai salah satu cokelat terbaik di dunia.

Lalu program Kampung Kreatif untuk memberdayakan bisnis rintisan di Banyuwangi yang didukung penuh oleh BNI. Telkom juga mengembangkan sejumlah proyek digitalisasi dan infrastruktur di Banyuwangi.

Juga Perum Bulog yang terlibat dengan menjalin kemitraan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain dengan program strategis, ungkapnya, yang bersifat jangka pendek seperti charity juga banyak.

“Saya kira tagline ‘BUMN Hadir untuk Negeri’ tepat menggambarkan peran BUMN ikut turun tangan menyukseskan pembangunan daerah,” tuturnya.

Berkat sinergi banyak pihak termasuk BUMN, tambah Anas, Banyuwangi bisa mempercepat pembangunan daerah. Berdasarkan data BPS, pendapatan per kapita warga bisa dikerek dari Rp20,8 juta per orang per tahun pada 2010 menjadi Rp37,53 juta per tahun pada 2015.

Kemiskinan, imbuhnya, juga turun dari level 20 persen sebelum 2010 menjadi 9 persen saat ini. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...
KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...