Senin
24 Agustus 2026 | 1 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kartini dan Bung Karno

pdip-jatim-Raden-Ajeng-Kartini-BW

AWAL  Maret 2014, ketika mengadakan kunjungan kerja di negeri Belanda, Wakil Presiden Boediono dan rombongan masuk ke perpustakaan Universitas Leiden.

Ketika itu, seorang perempuan muda yang mengaku sebagai wartawati tabloid kampus universitas itu mendekati saya, lalu mengajak menyaksikan dokumen koran berbahasa Melayu.

Perempuan muda Belanda asal Amsterdam yang menenteng kamera besar itu menunjukkan sebuah foto lama tokoh perempuan kelahiran Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879, dan meninggal pada 17 September 1904. Dia adalah Raden Ayu Kartini yang meninggal di usia 25 tahun di Rembang, Jawa Tengah.

Dengan bahasa Indonesia yang patah-patah, perempuan itu bercerita panjang lebar tentang tokoh Kartini. “Anda tahu mengapa dia jadi pahlawan kemanusiaan?” tanya perempuan itu. Sebelum saya jawab, ia berkata, ” Kartini banyak menuliskan pemikiran dan gagasannya. Menulis adalah salah satu indikasi bahwa seseorang adalah intelektual dan filsuf. Kartini adalah perempuan filsuf.”

“Kartini banyak menulis, membuat dirinya abadi, tetap dikenang ide-idenya,” tambahnya.

Hal lain yang saya ingat dari ucapan perempuan itu tentang Kartini adalah pujiannya kepada Presiden RI Soekarno yang mengangkat Kartini sebagai pahlawan kemerdekaan nasional.

Dari perempuan itu saya baru tahu, pada 2 Mei 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 108 Tahun 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan menetapkan hari lahir Kartini, 21 April, tiap tahun diperingati sebagai hari besar atau sebagai Hari Kartini.

Pada usia 12 tahun, Kartini sekolah di Europese Lagere School (ELS). Dari sekolah itu ia menguasai bahasa Belanda. Ia membaca banyak buku bermutu yang terbit di masa berdengungnya politik etis di Indonesia. Buku yang dibaca Kartini, selain koran De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft di Semarang, adalah Max Havelaar, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata) karangan Bertha von Suttner. Kartini juga menulis artikel untuk surat kabar De Hollandsche Lelie.

Penulis buku Sejarah Indonesia Modern asal Australia, MC Ricklefs, menyebut Kartini dikenang sebagai tokoh emansipasi perempuan dan tokoh kebangkitan nasional. Dikatakan pula, Direktur Pendidikan Etis Belanda JH Abendanon tertarik atas intelektualitas Kartini. Berkat jasa Abendanon ini, terbitlah tulisan atau surat-surat Kartini berjudul Door Duisternis tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang.

Ini ada beberapa komentar tentang Kartini. “Keputusan Presiden Soekarno tepat, Kartini pahlawan karena idenya luar biasa di zamannya,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Pemikiran kritis Kartini zaman itu asalnya dari mana, ya?” tanya Bupati Landak, Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa.

“Gelar pahlawan untuk Kartini dari Bung Karno ibarat pelita yang diharapkan menerangi sebagian besar rakyat Indonesia yang sampai kini masih menderita karena ulah penguasa,” komentar Ny Sumarsih yang tiap Kamis berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.

(J Osdar)

Sumber: Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...
KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...