Jumat
23 Oktober 2026 | 1 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ibu-ibu PKK dan Aktivis Lingkungan Ujung Tombak Gerakan Peduli Sampah

pdip-jatim-armuji-04

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Armuji mengapresiasi ibu-ibu PKK dan aktivis lingkungan tingkat kelurahan yang menjadi ujung tombak dalam gerakan peduli pengelolaan sampah.

Berkat tangan-tangan dingin mereka, kata Armuji, kini sampah sudah dikelola di lingkungan warga, mulai tingkat RT.

Pengelolaan sampah rumah tangga itu, sebutnya, seperti pemilahan sampah. “Sampah sudah dipilah, mana yang organik dan mana yang anorganik. Ada juga bank sampah di tingkat kelurahan. Ini luar biasa,” kata Armuji, kemarin.

Pemilahan sampah, dan kemudian dimasukkan ke bank sampah itu bisa menghasilkan uang. Untuk sampah organik, jelas Armuji, diolah menjadi pupuk organik, yang banyak dibutuhkan warga Surabaya terkait program urban farming.

Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Benowo, tambah pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini, pun bukan sekadar lahan menimbun sampah. Tapi juga punya nilai tambah.

Oleh karena itu, sebutnya, maka tak heran jika Surabaya menjadi percontohanan pengelolaan sampah tingkat nasional. Sampai-sampai Wapres Jusuf Kalla (JK) pekan lalu datang untuk melihat lebih jauh pengelolaan sampah di Kota Pahlawan.

“Pak JK hadir karena penasaran dengan pengelolaan sampah Surabaya yang dinilai berhasil. Kami juga akui keberhasilan ini,” ujarnya.

Pihaknya juga melihat, ada kemauan kuat dari Pemkot Surabaya untuk menjadikan pengelolaan sampah bisa memberi nilai tambah.

Keberhasilan Surabaya dalam hal pengelolaan sampah, paparnya, bermula sekitar tahun 2000 lalu, ketika warga Keputih dan sekitarnya dibuat kesal dengan keberadaan TPA Keputih.

TPA ini memang amat dekat dengan area permukiman penduduk. Sebab, bau dan cairan sampah (lindi) mencemari lingkungan permukiman warga.

Warga pun protes atas pengelolaan sampah yang dinilai tidak profesional waktu itu. Gelombang protes pun terus terjadi menuntut penutupan TPA.

Saat itu, lanjut dia, situasinya benar-benar sulit. Sampah dari warga menumpuk di tempat pembuangan sementara (TPS) karena tak bisa diangkut ke TPA.

“Situasi itu membangkitkan pemikiran bersama untuk mengelola sampah lebih baik. Maka, diputuskan TPA Keputih ditutup,” kenang Cak Ji, sapaan Armuji.

Bersama pihak pemkot, DPRD Surabaya pun akhirnya berupaya mencari tempat yang ideal untuk TPA. Lokasi yang dicari, harus jauh dari permukiman, dan pengelolaannya juga harus bervisi ke depan.

“Juga tidak sekadar jadi lahan menumpuk sampah, tapi harus ada nilai tambahnya,” ujar Armuji.

Akhirnya, disepakati TPA untuk pembuangan sampah seluruh Surabaya, dipindah dari Keputih ke Benowo.

Areal luas itu semula berupa tambak tak produktif. Kini, semua aktivitas pembuangan dan pengelolaan sampah Surabaya dipusatkan di Benowo.

“Berkat dukungan semua pihak, TPA Benowo malah kini jadi pembangkit listrik,” terangnya.

Sementara, bekas TPA di Keputih diubah menjadi taman aneka bunga dan hutan bambu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...