Jumat
25 September 2026 | 9 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perda APBD Jatim 2017 Disahkan, Fraksi PDIP Beri 36 Rekomendasi

pdip-jatim-untari-paripurna

pdip-jatim-untari-paripurnaSURABAYA – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2017 akhirnya disahkan pas di Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2016).  Penandatanganan Perda APBD 2017 dilakukan Gubernur Soekarwo dan pimpinan dewan, setelah disetujui masing-masing fraksi.

Pendapatan daerah dalam APBD ditarget mencapai Rp 27,78 triliun dan belanja daerah Rp 28,08 triliun. Sementara itu, pembiayaan daerah terdiri atas penerimaan pembiayaan sebesar Rp 715 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 408 miliar. Sehingga, pembiayaan netto sebesar Rp 306 miliar yang digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Persetujuan masing-masing fraksi, disampaikan dalam pandangan akhir fraksi. “Dengan berbagai pertimbangan serta rekomendasi, kami menyetujui Rancangan Perda APBD 2017 disahkan menjadi Perda APBD 2017,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Sri Untari.

Menurut Untari, yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan dalam pendapat akhir, merupakan satu rangkaian dengan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi, hasil pembahasan dan laporan komisi-komisi, serta laporan badan anggaran (banggar).

“Dari semua pembahasan yang telah dilakukan, dan laporan yang telah disampaikan, ada beberapa hal yang perlu kami rekomendasikan,” ujarnya.

Rekomendasi dari Fraksi PDI Perjuangan terkait pengesahan Perda APBD 2017, menurut Untari, dirinci per komisi yang ada di DPRD Jatim. Seperti untuk Komisi A, Fraksi PDIP memberikan 5 rekomendasi, Komisi B 10 rekomendasi, dan Komisi C 6 rekomendasi.

“Untuk Komisi D ada 4 rekomendasi, dan Komisi E 11 rekomendasi,” urai perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Pihaknya berharap, APBD yang disahkan ini dapat benar-benar direalisasikan sebagaimana yang direncanakan bersama. Hal itu, sebutnya, sebagai upaya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hal ini tidaklah mudah, karena membutuhkan perjuangan kita bersama. Perjuangan ini tidak boleh berhenti, tidak boleh kendor, harus tetap membara dalam hati sanubari kita,” tegasnya.

Dia lantas mengutip pidato Bung Karno 1 Juni 1945. “Maka dari itu, jikalau bangsa Indonesia ingin supaya Pancasila yang saya usulkan itu, menjadi satu realiteit, …,  –janganlah lupa akan syarat untuk menyelenggarakannya ialah Perjuangan, Perjuangan, dan sekali lagi, Perjuangan. Tidak ada satu Weltanschauung dapat menjadi  kenyataan, menjadi  realiteit, jika tidak dengan  Perjuangan!. …  Manusia harus Perjuangan itu.  Zonder Perjuangan, tidaklah ia akan menjadi realiteit.” (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...