Jumat
07 Agustus 2026 | 7 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perda APBD Jatim 2017 Disahkan, Fraksi PDIP Beri 36 Rekomendasi

pdip-jatim-untari-paripurna

pdip-jatim-untari-paripurnaSURABAYA – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2017 akhirnya disahkan pas di Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2016).  Penandatanganan Perda APBD 2017 dilakukan Gubernur Soekarwo dan pimpinan dewan, setelah disetujui masing-masing fraksi.

Pendapatan daerah dalam APBD ditarget mencapai Rp 27,78 triliun dan belanja daerah Rp 28,08 triliun. Sementara itu, pembiayaan daerah terdiri atas penerimaan pembiayaan sebesar Rp 715 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 408 miliar. Sehingga, pembiayaan netto sebesar Rp 306 miliar yang digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Persetujuan masing-masing fraksi, disampaikan dalam pandangan akhir fraksi. “Dengan berbagai pertimbangan serta rekomendasi, kami menyetujui Rancangan Perda APBD 2017 disahkan menjadi Perda APBD 2017,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Sri Untari.

Menurut Untari, yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan dalam pendapat akhir, merupakan satu rangkaian dengan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi, hasil pembahasan dan laporan komisi-komisi, serta laporan badan anggaran (banggar).

“Dari semua pembahasan yang telah dilakukan, dan laporan yang telah disampaikan, ada beberapa hal yang perlu kami rekomendasikan,” ujarnya.

Rekomendasi dari Fraksi PDI Perjuangan terkait pengesahan Perda APBD 2017, menurut Untari, dirinci per komisi yang ada di DPRD Jatim. Seperti untuk Komisi A, Fraksi PDIP memberikan 5 rekomendasi, Komisi B 10 rekomendasi, dan Komisi C 6 rekomendasi.

“Untuk Komisi D ada 4 rekomendasi, dan Komisi E 11 rekomendasi,” urai perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Pihaknya berharap, APBD yang disahkan ini dapat benar-benar direalisasikan sebagaimana yang direncanakan bersama. Hal itu, sebutnya, sebagai upaya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hal ini tidaklah mudah, karena membutuhkan perjuangan kita bersama. Perjuangan ini tidak boleh berhenti, tidak boleh kendor, harus tetap membara dalam hati sanubari kita,” tegasnya.

Dia lantas mengutip pidato Bung Karno 1 Juni 1945. “Maka dari itu, jikalau bangsa Indonesia ingin supaya Pancasila yang saya usulkan itu, menjadi satu realiteit, …,  –janganlah lupa akan syarat untuk menyelenggarakannya ialah Perjuangan, Perjuangan, dan sekali lagi, Perjuangan. Tidak ada satu Weltanschauung dapat menjadi  kenyataan, menjadi  realiteit, jika tidak dengan  Perjuangan!. …  Manusia harus Perjuangan itu.  Zonder Perjuangan, tidaklah ia akan menjadi realiteit.” (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Rijanto: Blitaria Expo Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan Festival Manggih Raharjo Blitaria Expo bukan sekadar perayaan Hari Jadi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Dialog Terbuka untuk Selesaikan Sengketa Aset PT KAI di Pasar Turi

Komisi A DPRD Surabaya mendorong penyelesaian sengketa aset PT KAI di Pasar Turi melalui dialog terbuka, ...
KRONIK

Harga Telur di Magetan Merosot Gegara Overproduksi, Dibahas di Kantor Polisi

MAGETAN – Anjloknya harga telur ayam ras akibat kelebihan produksi (oversupply) di Kabupaten Magetan, memicu ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Percepat Regenerasi, Wajibkan Keterlibatan Gen Z di Struktur Ranting

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mewajibkan keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan ranting sebagai strategi regenerasi ...
KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...