Rabu
14 Oktober 2026 | 2 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PDIP-Jatim-Sunyoto-29082026

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (28/8/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama.

Sunyoto menyatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan, talud, hingga drainase.

“Rata-rata yang menjadi prioritas itu infrastruktur jalan, talud, drainase. Daerah sini yang belum terealisasi itu jalan poros desa perbatasan Tanjung Gunung dan Karangan, dan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Badegan dan Kecamatan Jambon,” ujar Sunyoto.

Menurut Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa DPC PDI Perjuangan itu, pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Badegan dengan Kecamatan Jambon juga menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Namun, Sunyoto menyadari kondisi efisiensi anggaran membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas dalam merealisasikan berbagai usulan masyarakat. Karena itu, tidak seluruh aspirasi yang disampaikan melalui reses dapat langsung direalisasikan.

“Di tengah efisiensi nanti seperti apa, diprioritaskan mana yang lebih penting. Tinggal pemkab nanti yang mengerjakan bagaimana,” terangnya.

Ia menjelaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses nantinya akan melalui sejumlah tahapan sebelum ditentukan untuk direalisasikan.

Aspirasi yang dihimpun dalam reses selanjutnya direkap dan dilaporkan melalui mekanisme DPRD. Hasil reses kemudian menjadi bahan untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan dan penentuan prioritas pembangunan.

Sunyoto juga menyoroti adanya pembatasan jumlah usulan yang dapat disampaikan masing-masing anggota DPRD. Jika sebelumnya setiap anggota dewan dapat mengajukan hingga 15 usulan, kini jumlah tersebut dibatasi maksimal enam usulan.

“Kan ini dibatasi maksimal enam usulan tiap anggota dewan. Dulu 15, sekarang tinggal enam karena efisiensi anggaran,” tambahnya.

Ia berharap aspirasi yang telah dihimpun melalui reses tetap mendapatkan ruang untuk direalisasikan, meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran. Terlebih, sejumlah aspirasi yang pernah disampaikannya pada periode sebelumnya juga ada yang belum terealisasi.

“Karena dari sana pun juga demikian. Saya sendiri aspirasi sebelumnya belum terealisasi. Semoga tahun 2028 bisa,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...