Selasa
11 Agustus 2026 | 9 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Lamongan Cermati 1.228 Pengajuan Dispensasi Kawin

IMG-20260623-WA0020_copy_785x523

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka perkawinan anak di wilayahnya. Langkah strategis ini kembali ditegaskan oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, sebagai bagian dari upaya membangun masa depan generasi muda yang lebih cerah dan berkualitas.

​Dalam upaya memperkuat transparansi dan akurasi data, Pemkab Lamongan kini mengandalkan inovasi IN-KOMPPAK (Inovasi Komunikasi dan Pemantauan Pencegahan Perkawinan Anak). Inovasi berbasis digital ini menghadirkan dashboard data dispensasi kawin (Diska) yang dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat luas.

​”Kami mengedepankan keterbukaan informasi melalui IN-KOMPPAK. Dashboard ini memungkinkan masyarakat untuk memantau data secara real-time.

Berdasarkan data sementara yang terhimpun dalam sistem, tercatat ada 1.228 pengajuan dispensasi kawin yang menjadi fokus perhatian kami untuk ditangani dan dicegah melalui intervensi berbasis data,” ujar Wabup Dirham.

​Ia memaparkan bahwa keberhasilan Lamongan dalam menekan angka perkawinan anak tidak terlepas dari kuatnya kolaborasi lintas sektor. Kerja keras kolektif ini telah membuahkan hasil yang sangat positif dan menginspirasi daerah lain.

Nihil Pernikahan Dini
Pada tahun 2025 lalu, Kabupaten Lamongan berhasil mencatatkan nol kasus perkawinan anak di 357 desa.

Karena itu, Kabupaten Lamongan meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak Predikat Nindya pada tahun tersebut.

Intervensi Program Prioritas

Langkah progresif Pemkab Lamongan tidak berhenti pada penyediaan data. Keberhasilan yang diraih sejauh ini didorong oleh implementasi berbagai program prioritas daerah yang saling berintegrasi, di antaranya:

• ​Lamongan Sehat: Menjamin layanan kesehatan yang optimal bagi remaja dan keluarga.

• ​Perintis: Program pendidikan yang membuka akses lebih luas bagi generasi muda agar tetap berada di bangku sekolah.

• ​Generasi Emas: Fokus pada penyiapan kualitas SDM masa depan Lamongan yang unggul.

​Selain itu, ketahanan perlindungan anak di Lamongan diperkuat oleh inovasi SPIKER PERAK (Layanan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak). Inovasi ini bahkan telah diakui di tingkat nasional dengan meraih penghargaan bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2025.

​Melalui integrasi data makro dari IN-KOMPPAK dan gerakan mitigasi di lapangan, Pemkab Lamongan optimistis dapat terus mengikis angka dispensasi kawin, sekaligus melahirkan generasi emas yang tangguh, berpendidikan, dan sejahtera.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...