NGAWI – Gema takbir menggema saat seorang juru sembelih halal mulai menundukkan seekor sapi kurban di halaman samping Masjid Al Falah, lingkungan kantor Kementerian Agama Ngawi di Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Ngawi, Kamis (28/5/2026). Di hari kedua Iduladha itu, satu ekor sapi bantuan PDI Perjuangan disembelih untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Sapi berkulit cokelat dengan tubuh gempal itu sempat berontak ketika hendak direbahkan. Namun perlahan, sang juru sembelih halal atau Juleha mengelus kepalanya sambil diiringi lantunan takbir dan membacakan niat kurban dari PDI Perjuangan.
Tak lama berselang, sapi itu akhirnya tunduk. Suasana hening sesaat menyelimuti lokasi penyembelihan, sebelum gema takbir kembali pecah dari warga dan panitia yang sejak pagi memadati area masjid.
Gotong Royong Memproses Daging
Sedari pagi, halaman samping Masjid Al Falah memang telah ramai. Panitia kurban bersama pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi tampak bergotong royong memproses daging sapi yang baru saja disembelih.

Kaum ibu membawa pisau dan mengiris daging segar menjadi potongan-potongan kecil untuk dibagikan kepada warga. Sementara kaum bapak memegang kampak dan alat pemotong untuk membelah tulang serta bagian daging yang lebih besar.
Suasana kebersamaan begitu terasa. Tidak ada sekat di antara warga, kader partai, maupun panitia masjid. Semua larut dalam kerja bersama yang berlangsung sederhana namun penuh makna.
Usai dipotong sesuai ukuran, daging kurban dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna merah. Paket-paket itu kemudian ditata rapi sebelum dibagikan kepada masyarakat sekitar Margomulyo.
Proses pembagian dilakukan langsung oleh kader-kader partai. Sebagian menggunakan kendaraan pikap untuk menjangkau wilayah yang lebih jauh, sementara lainnya berjalan kaki dari rumah ke rumah membagikan daging kurban kepada warga.
Peduli Wong Cilik
Sebelum penyembelihan dilakukan, prosesi penyerahan hewan kurban turut disaksikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko atau Mas Antok, bersama jajaran pengurus partai.
“Dengan mengucapkan Bismillah, kami mewakili PDI Perjuangan menyerahkan hewan kurban kepada panitia penyembelihan Masjid Al Falah Ngawi,” kata Mas Antok saat prosesi penyerahan.
Mas Antok menuturkan, penyerahan hewan kurban telah menjadi agenda rutin yang dilakukan PDI Perjuangan setiap tahun. Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya bentuk kesalehan dalam beragama, tetapi juga wujud kesalehan sosial.
“Penyerahan hewan kurban ini merupakan bentuk penanaman rasa kepedulian terhadap masyarakat oleh para kader dan pengurus partai di Kabupaten Ngawi,” ujar Dwi Rianto Jatmiko yang juga Wakil Bupati Ngawi.

Ia menambahkan, penyerahan sapi kurban menjadi bagian dari upaya menjalankan perintah Allah SWT sekaligus mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Moh Ersat, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih karena selama bertahun-tahun instansinya dipercaya membantu mendampingi proses penyembelihan dan penyaluran hewan kurban.
“Kami berterima kasih karena sudah dipercaya oleh PDI Perjuangan Ngawi. Dengan menyebut Bismillahirrahmanirrahim, kami menerima sapi kurban ini untuk disembelih agar dagingnya bisa segera dibagikan kepada masyarakat,” ucapnya.
Pembagian Hingga Pelosok
Di lokasi berbeda, satu ekor sapi kurban lainnya disalurkan ke Dusun Pakolan, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati. Penyerahan di dusun pelosok itu dipimpin Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Feligia Agit Hendiadi.
Dusun Pakolan berada di tengah kawasan hutan jati di perbatasan Kabupaten Ngawi dan Bojonegoro. Letaknya yang berada di lembah Pegunungan Kendeng membuat dusun tersebut cukup jauh dari pusat keramaian.
Dari pusat pemerintahan Desa Rejuno, jaraknya hampir lima kilometer dengan akses jalan yang sebagian masih melintasi kawasan hutan.
Bagi warga setempat yang mayoritas hidup dari bertani dan berladang, bantuan sapi kurban dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membawa rasa haru.(amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










