Senin
24 Agustus 2026 | 10 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

PDIP-Jatim Heru 12052026

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak sewenang-wenang melakukan penghentian proses pelaksanaan atau serapan kegiatan sesuai APBD 2026.

Hal itu disampaikan Wakabid Keanggotaan Organisasi dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso, pada kegiatan talkshow “APBD Tak Boleh Diserap, Bagaimana Nasib Pembangunan Tulungagung?” yang digelar radio swasta setempat, pada Senin (11/5/2026) malam.

“Kepala daerah harus menjalankan dengan baik sesuai mekanismenya. Kepala daerah juga tidak boleh sewenang-wenang melakukan penghentian proses pelaksanaan atau serapan kegiatan sesuai APBD,” ujar Heru.

Menurut Heru, dalam rangka menyikapi surat yang ditandatangani Pj Sekda Tulungagung perihal tindak lanjut pelaksanaan Perbub 1 TA 2026, seyogyanya segara dilakukan evaluasi.

Perda APBD ini, tambah Heru, sudah melalui kajian, tahapan panjang, dan memakan biaya yang cukup besar dalam proses pembuatannya hingga disahkan menjadi produk hukum daerah di tahun sebelumnya.

“Plt Bupati Tulungagung harus segara bertindak, melakukan evaluasi surat edaran Sekretariat Daerah dan melakukan timeline pergeseran-pergeseran anggaran yang betul-betul pro-rakyat,” ucapnya.

Jika hal tersebut tidak segera dilakukan, sebut Heru, maka proses pembangunan daerah akan mandek, serapan kecil, dan kepercayaan rakyat kepada Pemkab Tulungagung akan semakin tipis.

Heru juga mengungkapkan, surat edaran Sekretariat Daerah Tulungagung itu tidak ada kekuatan hukumnya. OPD di lingkungan Pemkab Tulungagung sebenarnya bisa mengabaikan atau tetap melaksanakan serapan kegiatan sesuai APBD.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan harus tetap dilakukan dengan hati-hati, transparan, dan bersandar pada aturan hukum keuangan khususnya program-program yang pro-rakyat dan menyentuh kebutuhan rakyat seperti kesehatan, pendidikan, kesra dan lain-lain.

“Jika ini terus berlarut, lembaga DPRD, khususnya Fraksi PDI Perjuangan harus melakukan pengawasan secara mendalam, dan jika perlu ada proses interpelasi di DPRD Tulungagung,” tandas Heru. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...