Jumat
09 Oktober 2026 | 11 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

PDIP-Jatim Heru 12052026

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak sewenang-wenang melakukan penghentian proses pelaksanaan atau serapan kegiatan sesuai APBD 2026.

Hal itu disampaikan Wakabid Keanggotaan Organisasi dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso, pada kegiatan talkshow “APBD Tak Boleh Diserap, Bagaimana Nasib Pembangunan Tulungagung?” yang digelar radio swasta setempat, pada Senin (11/5/2026) malam.

“Kepala daerah harus menjalankan dengan baik sesuai mekanismenya. Kepala daerah juga tidak boleh sewenang-wenang melakukan penghentian proses pelaksanaan atau serapan kegiatan sesuai APBD,” ujar Heru.

Menurut Heru, dalam rangka menyikapi surat yang ditandatangani Pj Sekda Tulungagung perihal tindak lanjut pelaksanaan Perbub 1 TA 2026, seyogyanya segara dilakukan evaluasi.

Perda APBD ini, tambah Heru, sudah melalui kajian, tahapan panjang, dan memakan biaya yang cukup besar dalam proses pembuatannya hingga disahkan menjadi produk hukum daerah di tahun sebelumnya.

“Plt Bupati Tulungagung harus segara bertindak, melakukan evaluasi surat edaran Sekretariat Daerah dan melakukan timeline pergeseran-pergeseran anggaran yang betul-betul pro-rakyat,” ucapnya.

Jika hal tersebut tidak segera dilakukan, sebut Heru, maka proses pembangunan daerah akan mandek, serapan kecil, dan kepercayaan rakyat kepada Pemkab Tulungagung akan semakin tipis.

Heru juga mengungkapkan, surat edaran Sekretariat Daerah Tulungagung itu tidak ada kekuatan hukumnya. OPD di lingkungan Pemkab Tulungagung sebenarnya bisa mengabaikan atau tetap melaksanakan serapan kegiatan sesuai APBD.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan harus tetap dilakukan dengan hati-hati, transparan, dan bersandar pada aturan hukum keuangan khususnya program-program yang pro-rakyat dan menyentuh kebutuhan rakyat seperti kesehatan, pendidikan, kesra dan lain-lain.

“Jika ini terus berlarut, lembaga DPRD, khususnya Fraksi PDI Perjuangan harus melakukan pengawasan secara mendalam, dan jika perlu ada proses interpelasi di DPRD Tulungagung,” tandas Heru. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...
KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...