Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Dorong Desa Wisata di Magetan Gelar Event Nasional Berbasis Narasi Lokal

IMG-20260509-WA0026_copy_694x476

MAGETAN – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menekankan pentingnya transformasi desa wisata agar tidak sekadar menjadi penyelenggara seremoni tahunan.

Ia mendorong desa wisata di Kabupaten Magetan untuk mampu menggelar event skala nasional yang berkualitas dengan mengedepankan dampak ekonomi nyata dan pelestarian akar budaya.

​Hal tersebut ditegaskan Novita dalam acara “Peningkatan Kapasitas Event Nasional Berkualitas Berbasis Desa Wisata” di Lembah Serimpi, Magetan, Sabtu (9/5/2026).

​”Event yang berkualitas adalah event yang menghidupkan ekonomi warga, mengangkat budaya lokal, menjaga lingkungan, dan yang paling penting, memanusiakan masyarakatnya,” ujar Novita di hadapan para pengelola desa wisata dan pelaku UMKM kreatif.

Pergeseran Tren Wisatawan
​Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini melihat adanya pergeseran paradigma wisatawan kekinian.

Menurutnya, pelancong saat ini tidak lagi hanya mengejar destinasi yang sekadar indah secara visual atau instagramable.

​Wisatawan hari ini, lanjut Novita, lebih mencari pengalaman yang otentik dan menyentuh sisi emosional.

Desa wisata dianggap memiliki modal kuat untuk menjawab tantangan tersebut karena menyimpan kekayaan cerita, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan dari para leluhur.

​”Mereka ingin merasakan kehidupan desa, mendengar kisah masyarakatnya, dan pulang membawa kenangan yang bermakna,” tuturnya.

Pemberdayaan UMKM dan Generasi Muda
​Perempuan yang baru saja didapuk sebagai penerima penghargaan Leading Women Awards 2026 ini berharap, event-event di desa menjadi ruang inkubasi bagi generasi muda untuk berinovasi tanpa harus meninggalkan tanah kelahirannya.

​Novita mendorong adanya kolaborasi lintas sektor agar setiap kegiatan mampu memberikan ruang promosi yang luas bagi produk UMKM lokal.

Dengan begitu, pariwisata tidak menjadi sektor yang berdiri sendiri, melainkan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat desa.

​”Saya percaya, ketika desa bergerak bersama dan masyarakat dilibatkan dengan hati, maka event bukan sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan penggerak kebangkitan desa,” tegas Novita.

​Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan desa wisata di Indonesia, khususnya di Magetan, dapat memiliki daya saing global namun tetap berpijak pada nilai-nilai humanis dan kearifan lokal.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...