Jumat
14 Agustus 2026 | 10 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses Novita Hardini di Magetan, Ketika Warga Bicara Soal Dapur dan Hidup yang Makin Berat

pdip jatim 260509 reses ngariboyo 1

Reses Novita Hardini di Magetan diwarnai keluhan harga sembako hingga permintaan kursi roda untuk warga disabilitas.

MAGETAN — Sabtu (9/5/2026) siang itu, suasana di Desa Ngariboyo, Kabupaten Magetan, terasa lebih ramai dari biasanya. Di sebuah rumah, para ibu lansia duduk lesehan berdampingan.

Sebagian datang perlahan dengan tongkat. Sebagian lagi dipapah anak atau tetangganya.

Di tengah keramaian kecil itulah, Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini datang menjalani agenda reses sambil membagikan bantuan sembako untuk perempuan lansia dan warga penyandang disabilitas.

Namun seperti banyak pertemuan warga di kampung-kampung, obrolannya tak berhenti soal bantuan.

Pelan-pelan, keluhan hidup sehari-hari mulai ikut keluar.

Tentang Sebuah Kursi Roda

Di sela dialog, seorang warga bernama Trisna berdiri menyampaikan permintaan sederhana.

Ia meminta bantuan kursi roda untuk ibunya yang baru menjalani amputasi kaki.

Tak ada kalimat panjang.

Hanya suara pelan seorang anak yang sedang memikirkan bagaimana ibunya bisa kembali bergerak lebih mudah di rumah.

Mendengar itu, Novita langsung merespons.

“Aspirasi seperti yang disampaikan Pak Trisna adalah pengingat bahwa negara harus hadir di setiap gang dan rumah warga,” ujar Novita.

Baca juga: Novita Hardini Serap Aspirasi di Magetan, Pedagang Pecel Keluhkan Omzet Turun Sejak Ada MBG

Baginya, alat bantu kesehatan seperti kursi roda bukan sekadar fasilitas.

Tapi tentang martabat dan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk tetap mandiri menjalani hidup.

Ketika Harga Dapur Menjadi Beban Harian

Tak lama setelah itu, seorang warga lain, Ibu Tatik dari RT 1 RW 3 Desa Ngariboyo, ikut menyampaikan keresahannya.

Bukan soal politik besar.

Bukan pula soal proyek-proyek pembangunan.

Yang ia bicarakan sederhana: harga kebutuhan pokok yang makin terasa berat bagi rakyat kecil.

“Rakyat kecil tidak tahu apa-apa soal kebijakan. Yang kami tahu hanya kebutuhan pokok di rumah harus terpenuhi,” ucapnya.

Kalimat itu membuat suasana dialog mendadak hening sejenak.

Karena di banyak rumah, persoalan ekonomi memang sering terasa bukan lewat angka statistik, melainkan dari dapur yang makin sulit dijaga tetap mengepul.

Tentang Lansia yang Masih Ingin Berdaya

Mendengar keluhan itu, Novita mengatakan dirinya akan membawa persoalan tersebut ke tingkat pusat, terutama terkait penguatan lapangan kerja inklusif dan pemberdayaan ekonomi perempuan lansia.

Menurutnya, kelompok rentan seperti perempuan lansia tidak boleh hanya diposisikan sebagai penerima bantuan.

“Saya akan terus mendesak pemerintah agar program pemberdayaan ekonomi perempuan menyentuh hingga lapis lansia agar mereka tetap berdaya dan mandiri di hari tua,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Di akhir acara, ratusan paket sembako dibagikan satu per satu.

Tak besar mungkin nilainya.

Namun bagi sebagian warga, bantuan kecil seperti itu cukup membantu menjaga dapur tetap hidup beberapa hari ke depan.

Dan siang itu di Ngariboyo, reses bukan sekadar agenda menyerap aspirasi.

Melainkan ruang tempat cerita-cerita kecil tentang hidup, kehilangan tenaga, mahalnya kebutuhan, dan harapan sederhana warga bertemu langsung dengan wakil rakyatnya, Novita Hardini. (rud/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puan: APBN 2027 Harus Diukur dari Seberapa Banyak Hidup Rakyat Berubah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan keberhasilan APBN tidak boleh hanya diukur dari besarnya anggaran ...
LEGISLATIF

Anggaran Terbatas, Fery Dorong Pemkab Madiun Cari Terobosan Pertumbuhan Ekonomi

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono meminta pemerintah daerah terus mencari langkah dan terobosan ...
LEGISLATIF

Untari: Subsidi Pendidikan Harus Diperkuat, Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, meminta negara memperkuat intervensi di sektor ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Simak Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumlah Warga Miskin 58,38 Ribu

MAGETAN – DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan ...
KRONIK

Bupati Lukman Ingatkan Bahaya Polarisasi Digital: “Jangan Telan Mentah-Mentah Opini Medsos”

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa tantangan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Minta Capaian Pemerintah Diuji dengan Kondisi Riil Masyarakat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, minta capaian pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo ...