Kamis
16 April 2026 | 3 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ekonomi Nelayan, Bupati Sumenep Bangun Kerja Sama Strategis dengan PT Perikanan Indonesia

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-13042026

SUMENEP  Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa potensi perikanan Sumenep sangat besar, namun membutuhkan dukungan kemitraan strategis agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

“Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan hasil perikanan Sumenep mampu menembus pasar yang lebih luas dengan kualitas yang terjamin dan berdaya saing tinggi,” ujar Fauzi.

Hal itu disampaikan Fauzi saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tripartit tentang kemitraan rantai pasok komoditas hasil perikanan, di Jakarta, pada Senin (13/4/2026).

Kerja sama strategis ini melibatkan Pemkab Sumenep, PT Perikanan Indonesia, dan CV Bhumiagri Nawasena Perkasa. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Besar Kantor Pusat PT Perikanan Indonesia, Jalan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fauzi didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono.

Fauzi menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sistem rantai pasok perikanan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Juga memastikan nelayan mendapatkan nilai tambah yang lebih besar dari setiap hasil tangkapan mereka,” jelas pria yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono, menambahkan, kerja sama tersebut akan difokuskan pada penguatan sistem distribusi, peningkatan kualitas produk, hingga pengembangan hilirisasi hasil perikanan.

“Ke depan, kami akan mendorong sistem rantai pasok yang lebih efisien dan terintegrasi, sehingga hasil perikanan dari nelayan Sumenep tidak hanya terserap dengan baik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya siap mengawal implementasi kerja sama tersebut agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat nelayan.

“Ini bukan sekadar penandatanganan MoU, tetapi bagaimana kami memastikan program ini berjalan efektif di lapangan dan dirasakan langsung oleh para nelayan,” terangnya.

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Sumenep, sekaligus membuka peluang investasi serta meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai ujung tombak ekonomi maritim daerah. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...