SURABAYA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Bondowoso menuntaskan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) kepengurusan PAC yang digelar bersama DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, mengatakan pasca Musancab pihaknya akan segera menyusun kepengurusan di tingkat ranting dan anak ranting sebagai langkah lanjutan penguatan struktur partai.
“Pasca pengukuhan, kami mulai merancang pembentukan ranting dan anak ranting,” ujar Sinung.
Selain penguatan struktur, DPC PDIP Bondowoso juga menyiapkan pembahasan isu strategis dan program kerakyatan.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

Sinung mengungkapkan, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bondowoso saat ini mendapat penilaian buruk dari pemerintah pusat dan tidak lagi dapat difungsikan.
Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan untuk memperkuat gerakan peduli lingkungan.
“Ini menjadi tamparan sekaligus tantangan bagi kita untuk bergerak merawat lingkungan,” katanya.
Sebagai langkah konkret, pihaknya mendorong inovasi pengelolaan sampah, baik organik maupun anorganik, agar memiliki nilai manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Hari ini kami mulai berinovasi agar sampah bisa dikelola dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, PDIP Bondowoso juga menggalakkan sosialisasi pangan alternatif non-beras sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan. Program tersebut disebut mulai berjalan dan diterima di tingkat masyarakat.
Sementara itu, kader muda PDIP Bondowoso, Yudha Dwi Prasetyo, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan politik dan sosial.
Menurutnya, partai menjadi ruang pembelajaran bagi anak muda untuk memahami persoalan kebangsaan dan sosial melalui nilai-nilai ideologi.
“Anak muda tidak boleh apatis terhadap politik. Justru dari sini tumbuh kepedulian terhadap persoalan masyarakat dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, generasi muda merupakan penerus kepemimpinan, sehingga keterlibatan aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial menjadi hal yang penting. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










