BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa sebagai kunci keberhasilan transformasi digital.
Menurutnya, digitalisasi tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan SDM yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Digitalisasi bukan sekadar soal teknologi, tetapi kesiapan SDM. Kalau SDM tidak siap, sistem yang dibangun tidak akan berjalan maksimal,” kata Rijanto, Selasa (7/4/2026).
Rijanto menyebut, penguatan kapasitas aparatur desa menjadi hal mendasar agar pemanfaatan teknologi mampu mendorong pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan transparan.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, transformasi digital desa harus diiringi peningkatan kemampuan perangkat desa, mulai dari penguasaan sistem digital hingga pengelolaan data dan layanan berbasis teknologi.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK), dinilai penting dalam memberikan pendampingan dan edukasi agar aparatur desa mampu beradaptasi dengan perubahan.
“Kolaborasi ini penting agar digitalisasi tidak hanya berjalan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan pertemuan dengan RTIK pada Senin kemarin, dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan infrastruktur digital, peningkatan literasi teknologi, hingga pemanfaatan platform digital untuk pelayanan administrasi dan pengembangan ekonomi desa.
Rijanto berharap, dengan SDM yang kompeten dan adaptif, desa di Kabupaten Blitar mampu bertransformasi menjadi desa digital yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










